Artikel Ilmiah : H1D011009 a.n. ASKHIN AL IMRAN
| NIM | H1D011009 |
|---|---|
| Namamhs | ASKHIN AL IMRAN |
| Judul Artikel | PERBANDINGAN KINERJA MODEL STRUKTUR GEDUNG DI WILAYAH BARLINGMASCAKEB PADA KONDISI TANAH KERAS AKIBAT BEBAN GEMPA SNI 03-1726-2002 DAN SNI 03-1726-2012 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Barlingmascakeb adalah wilayah yang rawan gempa. Lima kabupaten ini terklasifikasikan sebagai wilayah berpeluang gempa tinggi karena berdasarkan peta hazard gempa Indonesia tahun 2010 dengan gempa berkekuatan 2500 tahunan, Barlingmascakeb memiliki percepatan gravitasi yang termasuk ke dalam klasifikasi resiko gempa tinggi. Perubahan peraturan gempa SNI 2002 ke SNI 2012 berpeluang menyebabkan terjadinya perubahan perilaku struktur gedung. Oleh karena itu, perlu dikaji lebih lanjut dampak perubahan peraturan gempa tersebut. Pemodelan gedung yang dibuat untuk melihat perbandingan kinerja model adalah gedung perkantoran 5 lantai. Lokasi gedung berada di wilayah tanah keras. Dengan 3 metode analisis, yaitu analisis statik ekivalen, dinamik respon, dan pushover maka akan diketahui perbandingan kinerja model struktur gedung akibat perubahan peraturan gempa tersebut. Penelitian ini menggunakan bantuan software SAP2000 V14. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan peraturan tidak memberi dampak bahaya yang signifikan bahkan cenderung aman. Secara umum telah terjadi penurunan gaya geser dasar dan simpangan tingkat pada semua analisis. Kinerja model struktur masih berada pada fase immediate occupancy (IO). Pada analisa nonlinear pushover juga menunjukan distribusi sendi plastis balok terlebih dahulu yang mengalami kehancuran. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Barlingmascakeb is the risk area of earthquake. These five districs have calisified to be the risk area of earthquake due to Indonesia hazard quake map in 2010 with the strength of 2500 annual quake, Barlingmascakeb have gravitional acceleration that is included in the classification of high seismic risk. Regulatory changes earthquake SNI 2002 to SNI 2012 opened the possibility of behaviour change the structure of the building. Therefore, it is necessary to study further the impact of regulatory changes earthquake. Modeling of buildings made to look comparisons of performance models are 5-storey office building. The location of the building model is in the area of hard soil. With three methods of static ekuivalent, dynamic respon, and pushover analysis we’ll be known performance comparison of building structure model. This research using SAP2000 V14 software. The results showed that regulatory changes are not significant hazard impacts tend to be even safer. In general there has been a decrease of shear force base and storey drift in all analysis. Performance of building structure is still on immediate occupancy (IO) condition and at the nonlinear pushover analysis shows the distribution of first beam plastic hinge devastated. |
| Kata kunci | Barlingmascakeb, perubahan peraturan gempa, kinerja model struktur, tanah keras |
| Pembimbing 1 | Yanuar Haryanto, S.T., M.Eng |
| Pembimbing 2 | Gathot Heri Sudibyo, S.T., M.T |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2015-08-18 13:17:06.886236 |