Artikel Ilmiah : H1D011012 a.n. EKA KRISNAWATI

Kembali Update Delete

NIMH1D011012
NamamhsEKA KRISNAWATI
Judul ArtikelPEMODELAN BANGKITAN DAN TARIKAN PERGERAKAN PERBANKAN DENGAN METODE STEPWISE ( STUDI KASUS PERBANKAN DI JALAN JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Purwokerto merupakan pusat perdagangan, bisnis dan pendidikan oleh daerah sekitarnya sehingga menjadikan kota ini semakin berkembang. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kebutuhan bank semakin meningkat. Sebagian bank – bank besar terletak di Jalan Jenderal Soedirman sehingga menyebabkan bebagai permasalahan transportasi seperti kemacetan menuju arah ke bank atau arah keluar bank. Dampak yang dapat ditimbulkan adalah polusi udara, pemborosan BBM dan kerugian waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi bangkitan dan tarikan, mengetahui model bangkitan BNI dan BRI, model tarikan BNI dan BRI serta mengetahui tarikan perbankan yang terdiri dari BNI, BRI, BCA dan Mandiri sehingga model tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang akan datang. Data primer yang dibutuhkan diambil dengan cara wawancara nasabah dan mencatat jumlah kendaraan yang masuk area bank per jamnya, sedangkan data sekunder di peroleh dari bagian umum bank seperti jumlah atm, jumlah petak perkir dan jumlah konter pelayanan. Analisis data dengan menggunakan regresi berganda stepwise tipe 1 dan tipe 2. Hasil penelitian yang didapatkan sebagai berikut:
bangkitan BNI stepwise tipe 1 dan tipe 2 Yb = 0.535 + 4.890X1 + 7.511X2 + 3.985X3 + 5.908X4 + 4.352X5 dengan R2 0.999, bangkitan BRI Purwokerto stepwise tipe 1 Yb = 3.329 + 9.097X3 + 15.994X4 dengan R2 0.9151 sedangkan bangkitan BRI stepwise tipe 2 yaitu analisis regresi tahap ke 4 Yb = 11.240 + 14.840X1 + 11.775X5 dengan R2 0.926, dimana Y adalah jumlah bangkitan kend/jam, X1 adalah kendaraan yang digunakan, X2 adalah pekerjaan, X3 adalah jarak dari rumah, X4 adalah aksesibilitas, X5 adalah pendapatan,
tarikan BNI stepwise tipe 1 dan tipe 2 Yt = -2.975 + 5.031X1 + 5.942X2 + 5.338X3 + 6.214X4 dengan R2 0.978, tarikan BRI stepwise tipe 1 Yt = 5.401 + 5.936X2 + 14.264X3 dengan R2 0.873 dan tipe 2 Yt = 8.920 + 7.800X1 + 13.752X3 dengan R2 0.918, dimana Y adalah jumlah tarikan kend/jam, X1 adalah bunga, X2 adalah transaksi, X3 adalah mesin atm, X4 adalah kualitas pelayanan teller,
tarikan perbankan stepwise tipe 1 dan tipe 2 Yt = 228.459 + 18.609X2 + 22.022X3 dengan R2 0.918 dimana Y adalah jumlah tarikan kend/jam, X1 adalah jumlah petak parkir, X2 adalah jumlah konter pelayanan, X3 adalah jumlah mesin atm.
Abtrak (Bhs. Inggris)Purwokerto merupakan pusat perdagangan, bisnis dan pendidikan oleh daerah sekitarnya sehingga menjadikan kota ini semakin berkembang. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kebutuhan bank semakin meningkat. Sebagian bank – bank besar terletak di Jalan Jenderal Soedirman sehingga menyebabkan bebagai permasalahan transportasi seperti kemacetan menuju arah ke bank atau arah keluar bank. Dampak yang dapat ditimbulkan adalah polusi udara, pemborosan BBM dan kerugian waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi bangkitan dan tarikan, mengetahui model bangkitan BNI dan BRI, model tarikan BNI dan BRI serta mengetahui tarikan perbankan yang terdiri dari BNI, BRI, BCA dan Mandiri sehingga model tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang akan datang. Data primer yang dibutuhkan diambil dengan cara wawancara nasabah dan mencatat jumlah kendaraan yang masuk area bank per jamnya, sedangkan data sekunder di peroleh dari bagian umum bank seperti jumlah atm, jumlah petak perkir dan jumlah konter pelayanan. Analisis data dengan menggunakan regresi berganda stepwise tipe 1 dan tipe 2. Hasil penelitian yang didapatkan sebagai berikut:
bangkitan BNI stepwise tipe 1 dan tipe 2 Yb = 0.535 + 4.890X1 + 7.511X2 + 3.985X3 + 5.908X4 + 4.352X5 dengan R2 0.999, bangkitan BRI Purwokerto stepwise tipe 1 Yb = 3.329 + 9.097X3 + 15.994X4 dengan R2 0.9151 sedangkan bangkitan BRI stepwise tipe 2 yaitu analisis regresi tahap ke 4 Yb = 11.240 + 14.840X1 + 11.775X5 dengan R2 0.926, dimana Y adalah jumlah bangkitan kend/jam, X1 adalah kendaraan yang digunakan, X2 adalah pekerjaan, X3 adalah jarak dari rumah, X4 adalah aksesibilitas, X5 adalah pendapatan,
tarikan BNI stepwise tipe 1 dan tipe 2 Yt = -2.975 + 5.031X1 + 5.942X2 + 5.338X3 + 6.214X4 dengan R2 0.978, tarikan BRI stepwise tipe 1 Yt = 5.401 + 5.936X2 + 14.264X3 dengan R2 0.873 dan tipe 2 Yt = 8.920 + 7.800X1 + 13.752X3 dengan R2 0.918, dimana Y adalah jumlah tarikan kend/jam, X1 adalah bunga, X2 adalah transaksi, X3 adalah mesin atm, X4 adalah kualitas pelayanan teller,
tarikan perbankan stepwise tipe 1 dan tipe 2 Yt = 228.459 + 18.609X2 + 22.022X3 dengan R2 0.918 dimana Y adalah jumlah tarikan kend/jam, X1 adalah jumlah petak parkir, X2 adalah jumlah konter pelayanan, X3 adalah jumlah mesin atm.
Kata kunciBangkitan, tarikan, Bank, Stepwise
Pembimbing 1Dr. Gito Sugiyanto, S.T., M.T.
Pembimbing 2Eva Wahyu Indriyati, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2015-08-17 19:33:37.428287
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.