Artikel Ilmiah : B1J011017 a.n. RISKAWATI
| NIM | B1J011017 |
|---|---|
| Namamhs | RISKAWATI |
| Judul Artikel | Aktivitas Protease dan Amilase pada Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) dengan Level Pemberian Pakan Berbeda |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ikan tawes (Barbonymus gonionotus) merupakan salah satu ikan air tawar yang penting di Indonesia karena memiliki nilai ekonomi dan kandungan protein yang cukup tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil budidaya ikan tawes adalah dengan mengatur level pemberian pakan. Pemberian pakan dengan jumlah yang berbeda dapat berpengaruh pada aktivitas enzim digesti. Pengukuran aktivitas enzim seperti aktivitas protease dan amilase dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan suatu spesies dalam mencerna protein dan karbohidrat, serta efisiensi dalam penggunaan nutrisi pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas protease dan amilase pada ikan tawes dengan level pemberian pakan berbeda, serta mengetahui level pemberian pakan yang terbaik terhadap aktivitas protease dan amilase ikan tawes. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan dilakukan selama 2 minggu dengan level pemberian pakan yaitu 1% (P1), 3% (P2), 5% (P3) dan 7% (P4) dari berat tubuh per hari. Ikan tawes yang digunakan memiliki panjang rata-rata 5,66±0,15 cm dan berat rata-rata 2,31±0,13 g. Parameter yang diukur adalah banyaknya mikromol tirosin dan maltosa yang dihasilkan per menit per mg protein. Pengukuran aktivitas protease menggunakan metode hidrolisis kasein, sedangkan pengukuran aktivitas amilase menggunakan metode hidrolisis pati. Hasil penelitian menunjukkan level pemberian pakan yang berbeda menyebabkan perbedaan aktivitas protease dan amilase pada ikan tawes (P<0,05). Pemberian pakan dengan level 1% dari berat tubuh per hari menghasilkan aktivitas protease dan amilase terbaik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tawes fish (Barbonymus gonionotus) is one of the important freshwater fish in Indonesia because it has high economic value and protein content. One effort to increase tawes fish culture is regulate the level of feeding. The different amount of feeding can affect to the digestive enzyme activity. Measurement of the enzymes activity such as protease and amylase can be used to determine the ability of a species in digesting proteins and carbohydrates, as well as efficiency to use feed nutrients. The aims of this study was to determine protease and amylase activity of tawes fish with different feeding levels, as well as to determine the best feeding level to protease and amylase activity. The method used in this study was experimental using completely randomized design with 4 treatments and 6 replicates. The treatments were carried out for 2 weeks with feeding level 1% (P1), 3% (P2), 5% (P3) and 7% (P4) of body weight per day. Tawes fish with 5,66±0,15 cm in body length and 2,31±0,13 g in body weight were used. Measured parameters were the amount of mikromol tyrosine and maltose produced per min per mg protein. Measurement of protease activity using casein hydrolysis method, while amylase activity using starch hydrolysis method. The results showed different feeding levels caused differences protease and amylase activity of tawes fish (P<0,05). Feeding level 1% of body weight per day resulted the best protease and amylase activity. |
| Kata kunci | protease, amilase, ikan tawes, level pemberian pakan |
| Pembimbing 1 | Drs. Untung Susilo, M.S. |
| Pembimbing 2 | Dra. Sri Sukmaningrum, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | 2015-08-16 05:48:39.635493 |