Artikel Ilmiah : B1J010069 a.n. RIO PRADIFTA SUHARJO
| NIM | B1J010069 |
|---|---|
| Namamhs | RIO PRADIFTA SUHARJO |
| Judul Artikel | PALEODIVERSITAS FOSIL FORAMINIFERA BENTONIK SERTA PENENTUAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN PADA FORMASI PEMALI JALUR SUNGAI CIRAJA DESA CIOMAS BUMIAYU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Studi lingkungan pengendapan lautan lampau (paleoekologi) dapat dilakukan dengan melihat berbagai fosil binatang laut yang ditemukan dalam perlapisan batuan. Mikrofosil formanifera bentonik dapat dipergunakan untuk interpretasi tersebut, karena foraminifera merupakan salah satu penghuni habitat lautan yang bercangkang dan dapat terawetkan sebagai fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman fosil foraminifera bentonik pada Formasi Pemali, untuk membandingkan kesamaan komposisi jenis fosil foraminifera bentonik yang terdapat pada setiap strata batuan, dan menentukan lingkungan pengendapan Formasi Pemali pada Jalur Sungai Ciraja berdasarkan fosil foraminifera bentonik. Sampel diambil di Formasi Pemali, Jalur Sungai Ciraja, Bumiayu, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara sistematis melalui pengukuran PPS (Pengukuran Penampang Stratigrafi). Identifikasi foraminifera bentonik sampai tingkatan species atau genus menggunakan buku identifikasi Atlas of Benthic Foraminifera. Biodiversitas atau keanekaragaman spesies fosil dihitung menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Indeks kesamaan (Similaritas) komposisi spesies antar sampel batuan dihitung menggunakan indeks similaritas Sorensen menurut Magurran (1988). Pengelompokannya sampel batuan berdasarkan jarak kesamaan dianalisis menggunakan program Cluster pada software PAST-Paleontological Statistic Versi 0.99 dan penyajian diagram fosil foraminifera bentonik menggunakan program Excel dan Sigmaplot ver.11.0. Analisis yang digunakan untuk merekronstruksi lingkungan pengendapan didasarkan pada ditemukannya fosil indeks dengan pendekatan hubungan kedalaman lingkungan laut. Hasil penelitian menunjukan bahwa fosil foraminifera bentonik yang di peroleh terdiri atas 15 spesies yang tersusun dalam 13 familia. Keanekaragaman spesies pada hasil penelitian menunjukan nilai untuk foraminifera bentonik berkisar diantara 0,693 – 2,221. Hasil tersebut menunjukkan keanekaragaman rendah hingga tinggi yang mana dalam pengelompokan nilai keragaman indeks Shannon-Wiener. Berdasarkan nilai indeks sorensen Sampel AS 1.3 dan 1.33 memiliki kekerabatan paling dekat dengan nilai indeks sorensen 1, sedangkan yang memilikin AS 1.34 dan 1.40 kekerabatan paling jauh adalah sampel AS 1.7 dan AS 1.10, dan AS 1.27 dengan nilai dengan nilai indeks 0,15385. Berdasarkan analisis lingkungan pengendapan, formasi daerah penelitian diendapkan pada zona bathyal atas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Study of ancient sea depositional environment (palaeoecology) can be done by looking at a variety of marine animal fossils found in rock bedding. Microfossil such as benthic formanifera can be used for that interpretation, because foraminifera is one occupant shelled sea habitat and can be preserved as fossils. The purpose of this study were to determine the diversity of benthic foraminifera fossils, compare the similarity of benthic foraminifera fossils composition that contained in any rock strata and determine depositional environment at the study site based on the analysis of benthic foraminifera fossils. Samples were taken at Pemali Formation, Ciraja River, Banyumas Central Java. This study used survey method with systematic sampling technique by measuring the PPS (Measurement Sectional Stratigraphy). Identification of benthic foraminifera to the genus and species level using identification Atlas of Benthic Foraminifera book. Biodiversity or fossil species diversity was calculated using Shannon-Wiener diversity index. Index of similarity between the species of rock samples were calculated using Sorensen similarity index according Magurran (1988). Grouping of rock samples were analyzed using a similarity distance with Cluster software program PAST-paleontological Statistics version 0.99 and presentation of benthic foraminifera fossils diagram using the Excel program and Sigmaplot ver. 11.0. The analysis used to construction depositional environment is based on the discovery of the index fossils with depth relationship approach of the marine environment. The results showed that the biodiversity of benthic foraminifera fossils was obtained consisted of 15 species belonging to the 13 familia. The value of benthic foraminifera diversity ranged between 0.693 to 2.221. It showed low to high diversity based of the grouping Shannon-Wiener value diversity index. Based on the value of the Sorensen index, sample AS 1.3 and AS 1.33 has the closest kinship with Sorensen index value is 1, while the farthest kinship are sample AS 1.34 and AS 1.7, and AS 1.10 and AS 1.27 with index value is 0.15385. Based on the analysis of depositional environment, the formation of the study area is deposited on the upper bathyal zone. |
| Kata kunci | Biodiversitas fosil, Foraminifera bentonik, Lingkungan pengendapan, Formasi Pemali, Sungai Ciraja |
| Pembimbing 1 | Romanus Edy Prabowo., S.Si., M.Sc. Ph.D |
| Pembimbing 2 | Drs. H. Gentur Waluyo, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 53 |
| Tgl. Entri | 2015-08-14 00:25:15.852169 |