| NIM | A1H011001 |
| Namamhs | ADITYA PRABANINGRUM |
| Judul Artikel | PENDUGAAN PERTUMBUHAN DAN HASIL BUDIDAYA SELADA KERITING (Lactuca sativa var. crispa L.) SECARA NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Selada keriting merupakan jenis selada daun yang toleran terhadap suhu lingkungan yang panas, bernilai ekonomi tinggi dan populer di pasaran. Selada keriting banyak disajikan dalam menu makanan restoran sebagai salad maupun sayuran penghias makanan. Permintaan selada keriting di kota-kota besar terus meningkat 10-15% setiap tahun. Upaya peningkatan produksi selada keriting dilakukan dengan budidaya secara hidroponik. Budidaya secara hidroponik memberikan umur simpan yang lebih lama terhadap selada keriting dibandingkan budidaya secara konvensional. Hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT) merupakan sistem budidaya tanaman pada larutan nutrisi yang tipis tersirkulasi pada kemiringan talang 1-5%. Sistem ini memungkinkan tanaman memperoleh nutrisi yang optimal bagi pertumbuhannya. Pertumbuhan tanaman merupakan hubungan yang kompleks antara faktor input produksi dan hasil. Jaringan saraf tiruan menjadi salah satu solusi untuk melakukan pendugaan dari hubungan yang kompleks tersebut. Aplikasi JST di bidang pertanian telah dilakukan untuk pendugaan mutu buah mangga secara non destruktif, penentuan mutu jeruk nipis serta pendugaan hasil tanaman bayam berupa tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot basah tanaman dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menduga pertumbuhan dan hasil budidaya selada keriting secara hidroponik NFT menggunakan JST serta melakukan validasi hasil pendugaan tersebut. Penelitian menggunakan dua varietas selada keriting yaitu selada keriting merah (Red rapid) dan selada keriting hijau (Grand rapid) pada panjang talang NFT 2 m, 4 m, dan 6 m. Hasil menyebutkan bahwa JST memberikan pendugaan dengan nilai R2 mencapai 0.99 untuk tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot basah dengan nilai RMSE jaringan sebesar 0.00002. JST juga digunakan untuk pendugaan bobot basah tanaman pada 5 HST, 10 HST, 15 HST, 20 HST, dan 25 HST dengan nilai RMSE jaringan mencapai 0.0001 dengan kurva pertumbuhan berupa fungsi sigmoid dimana pertumbuhan tanaman berkembang lambat pada awalnya kemudian mengalami kenaikan yang besar menjelang panen. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lactuca sativa var. crispa L. is a kind of heat tolerant leaf lettuce that has high economic value and populer in the market. Lactuca sativa var crispa L. is serve in restaurants as salad or garnish of dishes. Demand of Lactuca sativa var. crispa L. in the cities increase 10-15% per year. The effort to increasing production is cultivation by hydroponics system. Hydroponics system cultivation is giving long shelf life than conventional cultivation. Hydroponics system nutrient film technique (NFT) is cultivation in circulation of thin layer nutrition at slope 1-5%. This system can give optimal nutrition for the growth. Plant’s growth is complex relationship between input factor production and yield. Artificial neural network becomes a good solution to predict this complex relationship. Applications of ANN in agriculture had used in prediction quality of mango by non destructive, determine quality of citrus and prediction spinach’s yield in high plants, number of leaves and the weight of plants can give a good prediction. The aim of this research is to predict Lactuca sativa’s growth and yield that cultivation by NFT with JST and validate the result of prediction. This research used two varieties of Lactuca sativa var.crispa L., there are red variety (Red rapid) and green variety (Grand rapid) that planted in 2 m, 4 m and 6 m gutter boards of NFT installation ANN give R2 value of prediction up to 0.99 for high plants, number of leaves and weight of plants and network RMSE value 0.00002. ANN also used to prediction weight plants in 5 HST, 10 HST, 15 HST, 20 HST and 25 HST and give network RMSE value up to 0.0001 by growth curve in sigmoid function that the plants grow in slowly mode in the beginning then have a significant increment toward harvest. |
| Kata kunci | Selada keriting, Nutrient Film Technique (NFT), Jaringan Saraf Tiruan (JST) |
| Pembimbing 1 | Dr. Eni Sumarni, S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ardiansyah, S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2015-08-13 16:52:06.843628 |
|---|