Artikel Ilmiah : A1C011020 a.n. MULIA EKA RAMONA

Kembali Update Delete

NIMA1C011020
NamamhsMULIA EKA RAMONA
Judul ArtikelEfisiensi Pemasaran Gula Kelapa Cetak di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kabupaten Banyumas merupakan daerah sentra tanaman kelapa dan penghasil gula kelapa yang sangat potensial di Jawa Tengah atau bahkan di Indonesia. Kecamatan Cilongok merupakan daerah penghasil gula kelapa terbesar di Kabupaten Banyumas dengan jumlah produksi sebesar 48.963 kilogram per hari. Pembuatan gula kelapa merupakan suatu usaha untuk meningkatkan nilai tambah produk tanaman kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui pola saluran pemasaran gula kelapa cetak di Kecamatan Cilongok, (2) Mengevaluasi marjin pemasaran gula kelapa cetak pada setiap saluran pemasaran di Kecamatan Cilongok, (3) Mengevaluasi bagian harga yang diterima oleh produsen (produsen share), persentase biaya dan keuntungan setiap lembaga pemasaran, (4) Mengevaluasi besarnya profit marjin yang diterima oleh masing-masing pedagang pada setiap saluran pemasaran (5) Mengetahui saluran pemasaran gula kelapa cetak di Kecamatan Cilongok yang paling efisien secara teknis dan ekonomis. Penelitian dilakukan dengan metode survey dengan rancangan pengambilan sampel Simple Random Sampling untuk pengrajin gula kelapa dan Snowball Sampling untuk pedagang dan diperoleh 45 responden pegrajin gula serta 22 responden pedagang. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, marjin pemasaran, produsen share, profit marjin, analisis efisiensi teknis dan ekonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Saluran pemasaran gula kelapa cetak di Kecamatan Cilongok meliputi tiga saluran pemasaran: Saluran I yaitu pengrajin gula – pedagang pengumpul – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen, saluran II yaitu pengrajin gula – pedagang pengumpul – pedagang besar – konsumen dan saluran III yaitu pengrajin gula – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen. (2) marjin pemasaran paling besar terdapat pada saluran I sebesar Rp2.512,00/kg (3) Produsen share terbesar terdapat pada saluran II sebesar 86,47 persen. Persentase biaya pemasaran terkecil terdapat pada saluran III sebesar 14,67 persen. Persentase keuntungan terbesar pada saluran pemasaran III sebesar 89,93 persen (4) profit marjin terbesar terdapat pada pedagang pengecer di saluran III, yaitu sebesar 11,63 persen dari total penjualan (5) Saluran pemasaran paling efisien secara teknis dan ekonomis yaitu saluran pemasaran III.
Abtrak (Bhs. Inggris)Banyumas regency is the center of trees’ and sugar’s palm which has huge potential in Central Java even in Indonesia. In Banyumas, Cilongok has become the biggest area in producing the palm sugar in which it produces 48.963 kilogram per day. The production of palm sugar aims to increase farmers’ incomes since it will gain more profit rather than only sell the fresh coconut. This study aims to (1) Know the marketing channels of palm sugar in Cilongok; (2) Evaluate the marketing margin of palm sugar’ channels; (3) Evaluate the producer share, the cost and profit percentage of each marketing agent; (4) Evaluate profit margin of each seller in each marketing channel; (5) Find out the most efficient marketing channel of palm sugar in Cilongok based on technical and economic efficiency. This study employed survey method in which used simple random sampling for palm sugar producers, and snowball sampling for the sellers. The total numbers of palm sugar producers are 45, and for the sellers are 22 respondents. Data analysis used descriptive analysis, margin analysis, the producer share, profit margin, and the technical and economical efficiency. The result shows that (1) Cilongok has three marketing of channels : channel I is producer – middleman – wholesalers – reseller –consumers, channel II is the producer – middleman – wholesalers –consumers, channel III is producer –middleman – reseller – consumers; (2) The most marketing margin founded in the I channel of Rp2.512,00 per kilogram; (3) The highest producer share is in channel II that is 86,47%, the lowest percentage of marketing price is channel III that is 14,67%, the highest profit percentage is channel III that is 89,93%; (4) The highest profit margin is in the reseller of channel III that is 11,63% from the total selling; (5) The most efficient marketing channel in technically and economically contained in the marketing channel III.
Kata kunciefisiensi pemasaran, gula kelapa cetak
Pembimbing 1Dr. Ir. Suyono, M.S.
Pembimbing 2Dr. Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc. Agr.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2015-08-13 07:13:47.195759
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.