Artikel Ilmiah : H1F010053 a.n. DIENTYA AZWARREDDA PASHA

Kembali Update Delete

NIMH1F010053
NamamhsDIENTYA AZWARREDDA PASHA
Judul ArtikelGEOLOGI DAN STUDI GEOKIMIA DIORIT
DAERAH BASEH DAN SEKITARNYA,
KECAMATAN KEDUNGBANTENG, KABUPATEN BANYUMAS,
PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Gunung Slamet yang berada di Jawa Tengah merupakan gunung api aktif yang termasuk pada jalur subduksi Sunda Arc, yang merupakan hasil subduksi dari Lempeng Indo-Australia di bawah Lempeng Eurasia. Subduksi mengakibatkan keragaman komposisi magma, yang tercermin juga pada keragaman batuan di area gunung Slamet, berupa aliran lava basalt hingga andesit, piroklastik dan terdapatnya intrusi-intrusi di sekitar Gunung Slamet.
Sampel-sampel dari intrusi diorit yang berada di selatan Gunung Slamet, tepatnya di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas telah dianalisis petrografi dan geokimia dengan metode XRF (X-Ray Fluorescense). Hasil analisa petrografi menunjukan terdapatnya tekstur khas mineral plagioklas yaitu zoning dan sieve texture, yang mengindikasikan terjadinya proses magma mixing dan asimilasi magma, selain fraksinasi kristal. Dari hasil analisis petrografi dan geokimia unsur utama dengan nilai SiO2 antara 61,05-62,22 wt% dan nilai K2O antara 1,39-1,5 wt %, menunjukan afinitas magma kalk-alkali. Berdasarkan analisa unsur jejak dan dari nilai TiO2 yang semuanya <1,25 wt%, menunjukan bahwa tatanan tektonik yang berkaitan dengan zona subduksi busur kepulauan antar kerak samudra.
Abtrak (Bhs. Inggris)Slamet volcano located in Central Java is the active volcano that belong to the Sunda arcs subduction due to subducted Indo-Australian Plate beneath the Eurasian Plate. Subduction produces the complexity of magma composition, which reflected in the complexity rocks where located nearly by Slamet Volcano. It Slamet Volcano contain basaltic-andesitic lava flows, pyroclastics and some intrusions in Slamet volcano area.
The diorite intrusion samples located in southern slope of Slamet Volcano, exactly in Baseh Village, Kedungbanteng Subdistrict, Banyumas Regency, have been analyzed with petrographic and geochemical analysis with XRF (X-ray fluorescence) methods. The result of petrographic analysis show presence of mineral’s typical textures such as zoning and sieve texture, which indicated occurrence of magma mixing processes and magma assimilation, not only crystal fractionation. Based on result of petrographic analysis and geochemical major elements analysis, with SiO2 contents ranging between 61.05-62.22 wt% and K2O contents ranging between 1.39-1.5 wt%, show that calc-alkaline magma affinity. While, based on trace elements analysis and based on TiO2’s content which less than 1.25 wt%, indicated that tectonic setting are related to subduction zone in intra-oceanic island arcs.
Kata kunciSubduksi, Diorit, Geokimia, metode XRF, Afinitas
Pembimbing 1Dr. Eng. Mirzam Abdurrachman, ST., MT.
Pembimbing 2Mochammad Aziz, ST., MT.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2015-08-12 16:21:19.548558
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.