Artikel Ilmiah : A1L011075 a.n. LEONY AGUSTINE

Kembali Update Delete

NIMA1L011075
NamamhsLEONY AGUSTINE
Judul ArtikelANALISIS STATUS HARA N LAHAN SAWAH PADA DAERAH IRIGASI KEDUNGLIMUS ARCA, AREAL JARINGAN IRIGASI BENDUNG ARCA KIRI DI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tanah sawah merupakan tanah yang sangat penting di Indonesia karena merupakan sumber daya alam yang utama untuk membudidayakan tanaman padi dalam memproduksi beras. Permasalahan utama pada budidaya padi di lahan sawah adalah terjadinya alih fungsi terutama lahan tanah sawah subur dan beririgasi menjadi pembangunan kawasan industri dan perluasan kota (perumahan). Pengelolaan sawah secara intensif diperlukan untuk mengembangkan pertanian, salah satunya melalui pemahaman ketersediaan hara. Salah satu unsur hara yang diperlukan tanaman diantaranya adalah unsur hara N, sehingga perlu pengkajian kandungan unsur hara N agar dicapai pemupukan yang efektif dan efisien, sehingga mampu memberikan produksi yang optimal dan menguntungkan bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui besarnya jumlah kandungan unsur hara Nitrogen yaitu N total dan N tersedia pada tanah sawah yang dialiri air irigasi areal jaringan irigasi bendung arca kiri di Kecamatan Kembaran sampai Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, 2) memetakan status unsur hara Nitrogen yang terdapat pada lahan sawah yang dialiri air irigasi areal jaringan irigasi bendung arca kiri di Kecamatan Kembaran sampai Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, 3) mengetahui korelasi antara N total dan N tersedia dengan produksi padi sawah yang ada. Penelitian dilaksanakan pada lahan sawah di areal jaringan irigasi Bendung Arca kiri di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dan dilanjutkan dengan analisis tanah di Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta dan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2015. Penelitian dilakukan dengan metode survei, pada tingkat ketelitian tinjau mendalam (semi detail) dengan skala peta 1 : 50.000. Penentuan titik sampel dilakukan berdasarkan Peta Satuan Lahan Homogen (SLH), yang dibuat dengan cara menumpangsusunkan peta (overlay) dari peta jenis tanah, peta kelerengan dan peta penggunaan lahan daerah penelitian. Jumlah sampel adalah 8 yang terletak pada 5 desa. Variabel yang diamati dan diukur dalam penelitian ini meliputi variabel utama yaitu N total dan N tersedia dan variabel pendukung meliputi kandungan C-organik, pH tanah, pH air irigasi, KTK dan hasil wawancara dengan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan N total pada semua SLH tergolong rendah, yaitu pada SLH A1f 0,166 % dan SLH A2f 0,173 %. Kandungan N tersedia (NH4+) pada SLH A1f 157 ppm dan SLH A2f 163 ppm. Hasil korelasi antara N total dan N tersedia (NH4+) dengan produksi padi yaitu sebesar 0.081 dan 0.2851 yang menunjukan tingkat hubungan yang sangat rendah pada N total dan rendah pada N tersedia (NH4+).
Abtrak (Bhs. Inggris)Paddy soil is an important soil in Indonesia as the main natural resources for rice cultivation in rice production. The main problems in rice cultivation in paddy fields is the transfer function, especially fertile and irrigated paddy field into industrial area and urban expansion (housing). Intensive management for paddy field is needed in order to improve agriculture production, it can be done through understanding the nutrient availability. One of the necessary nutrients that plant needed is nutrient N, because of that, assessment of the content in nutrient N is needed in order to achieve effective and efficient fertilization, so they will be able to provide optimal production and profitable for the farmers. This study aims to: 1) determine the amount of the nitrogen contents which are N total and N available on paddy soil that has been irrigated by left arca of weir irrigation system in the sub-district kembaran to sub-district sokaraja in district banyumas, 2) mapping the status of nutrient Nitrogen contained in paddy fields that has been irrigated by left arca of weir irrigation system in the sub-district kembaran to sub-district sokaraja in district banyumas, 3) determine the correlation between N total and N available with the existing rice production. The experiment was conducted in paddy fields in the area of the left arca of weir irrigation in Sub-District Kembaran Banyumas and followed with the analysis of the soil at the Laboratory Institute for Agricultural Technology in Yogyakarta and in the Laboratory of Soil Science, Faculty of Agriculture Unsoed. The experiment was conducted in March and May 2015. The study was conducted by survey method, in-depth review the level of accuracy (semi detail) with scale in map 1: 50.000. The determination of sample points is based on Homogeneous Soil Map Unit (SLH), which is made by overlay maps from soil types map, slope map and land use map of research areas. The number of samples is 8, which is located on the 5 villages. The variables were observed and measured in the study include the main variables, namely N total and N available and include support variable-organic C content, soil pH, pH of irrigation water, CEC and interviews with farmers. The results showed that the content of N total in all SLH is low, i.e. 0.166% in SLH A1f and 0.173% in SLH A2f. The content of N available (NH4+) in all SLH are 157 ppm in SLH A1f and 163 ppm in SLH A2f. The correlation beetwen N total and N available (NH4+) with the rice production are 0.081 and 0.2851 showed that the correlation level is very low in N total and low in N available (NH4+).
Kata kunciTanah sawah, unsur hara N, produksi padi
Pembimbing 1Ir. Teguh Widiatmoko, M.P
Pembimbing 2Ir. Begananda, M. S
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2015-08-12 00:22:28.950405
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.