| NIM | H1G010042 |
| Namamhs | DWI CAHYO WIBOWO |
| Judul Artikel | TINGKAT CEMARAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA SEDIMEN SUNGAI CILIWUNG WILAYAH DKI JAKARTA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang banyak mendapat masukan akibat aktivitas manusia hingga menyebabkan terjadinya pencemaran. Aktivitas tersebut seperti perkantoran, pemukiman, rumah sakit, industri, dan jaringan jalan. Aktivitas ini dapat berpotensi menghasilkan limbah berupa logam berat merkuri (Hg). Berdasarkan aktivitas tersebut maka perlu adanya monitoring untuk mengetahui kandungan logam berat merkuri (Hg) pada sedimen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2014 menggunakan metode survei dengan teknik Purposive Random Sampling pada delapan stasiun (tiga kali ulangan). Data dianalisis secara deskriptif komparatif dan uji F menggunakan minitab. Hasil penelitian kandungan logam berat merkuri (Hg) pada sedimen berkisar 0,0140 – 0,0307 mg/kg. Hasil tersebut menujukan bahwa kandungan pada sedimen berdasarkan Enrichment Factor (EF) termasuk pengkayaan antropogenik, sedangkan berdasarkan Index Geoaccumulation (Igeo) tercemar ringan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Ciliwung River is one of the rivers containing the contaminated substance which is caused by human’s activities so that causes the water pollution. Activities such as office, residential, hospital, industrial, and road networks. This activity could potentially generate waste in the form of heavy metals mercury (Hg). Based on these activities, it’s necessary to know the monitoring mercury (Hg) of heavy metals in sediment. This study was conducted in July 2014 using a survey method with purposive random sampling technique with 8 stations (three replicant).The data were analyzed descriptive comparatively and F-tested using minitab software. The result showed that the content of mercury (Hg) in sediments was ranged between 0,0140 – 0,0307 mg/kg. These results indicate that the content of the sediments based on Enrichment Factor (EF) including anthropogenic enrichment, meanwhile based on Geoaccumulation Index (Igeo) light polluted category. |
| Kata kunci | Merkuri (Hg), Sedimen, Pencemaran, Sungai Ciliwung |
| Pembimbing 1 | Dra. Nuraina Andriyani, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Asrul Sahri Siregar, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 70 |
| Tgl. Entri | 2015-08-09 22:32:38.441931 |
|---|