Artikel Ilmiah : H1D011043 a.n. MARTINUS RINDANG PARIHUTAN NAIBAHO
| NIM | H1D011043 |
|---|---|
| Namamhs | MARTINUS RINDANG PARIHUTAN NAIBAHO |
| Judul Artikel | ANALISIS PENGARUH VARIASI JARAK ANTAR NAIL DAN KEMIRINGAN NAIL PADA PERKUATAN SOIL NAILING TERHADAP STABILITAS LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perkembangan transportasi di Indonesia yang semakin meningkat menyebabkan naiknya kebutuhan lahan untuk penggunaan jalan. Hal ini mendorong manusia untuk memanfaatkan setiap lahan yang ada sebaik mungkin, salah satunya di kawasan perbukitan dan berlereng yang topografinya cenderung beragam. Namun untuk mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan memiliki konstruksi yang awet pada daerah lereng, diperlukan sebuah analisis tingkat keamanan lereng dalam perencanaannya. Salah satu alternatif perkuatan lereng yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan soil nailing. Soil nailing adalah jenis perkuatan lereng dengan memasang batangan-batangan baja ke dalam tanah. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode analisis, dimana data analisis diperoleh dari Satuan Pelaksana Tugas CISUMDAWU, JAWA BARAT. Data analisis merupakan kombinasi dari berbagai data analisis yaitu jarak antar nail dan kemiringan nail. Kombinasi dari berbagai data analisis menghasilkan 25 variasi data analisis. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pada jarak antar nail 1,25 - 2 m, semakin besar jarak antar nail semakin kecil nilai angka keamanan (SF). Penurunan rata - rata angka keamanan (SF) pada jarak antar nail 1,25 - 2 m setiap bertambahnya jarak antar nail 0,25 m pada semua kemiringan nail adalah 1,56%. Semakin besar sudut kemiringan nail, semakin besar nilai angka keamanan (SF). Peningkatan rata - rata angka keamanan lereng (SF) setiap bertambahnya sudut kemiringan nail 2,5⁰ pada semua jarak antar nail adalah 3,08%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The development of transportation in Indonesia is increasing nowadays, which causes the rising of the land requirements for road use. This problem encourages human to utilize any existing land as good as possible, one of them is in hill and slope area which topography tends to vary. However, to realize a safe transportation, comfortable, and has a durable construction on slopes requires an analysis safety factor of slopes in the planning. One alternative of reinforcement of slopes which can be used is soil nailing. Soil nailing is a type of reinforcement slope which is use by installing steel bars into soil. The method that used in this writing is a method of analysis, where the data analysis was obtained from Satuan Pelaksana Tugas CISUMDAWU, JAWA BARAT. The data analysis was a combination from a variety of data analysis in nail spacing and nail inclination. The combination of various data analysis produces 25 variations of the data analysis. Based on the research above the result was obtained which is a gap of a nail spacing from 1.25 to 2 m, the greater nail spacing get smaller safety factor (SF). The decrease in the average safety factor (SF) nail spacing from 1.25 to 2 m of each increase nail spacing 0.25 m all of nail inclination is 1.56%. The greater of the nail inclination, the greater of the safety factor (SF).The average of increase for each slope safety factor (SF) of each increase nail inclination 2,5⁰ all of nail spacing is 3.08%. |
| Kata kunci | stabilitas lereng, soil nailing, jarak antar nail, kemiringan nail, metode elemen hingga. |
| Pembimbing 1 | Arwan Apriyono, S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 2 | Sumiyanto, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2015-08-09 19:54:49.892026 |