Artikel Ilmiah : P2PA11005 a.n. BAMBANG YUDAYANA, S.Hut
| NIM | P2PA11005 |
|---|---|
| Namamhs | BAMBANG YUDAYANA, S.Hut |
| Judul Artikel | KAJIAN KESUBURAN TANAH, POTENSI TUMBUHAN, DAN PERSEPSI MASYARAKAT PADA PENAMBANGAN PASIR DI BLOK PESANTREN KABUPATEN KUNINGAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Blok Pesantren terletak di Desa Datar Kecamatan Cidahu dan merupakan salah satu wilayah lokasi penambangan bahan galian C di Kabupaten Kuningan. Lahan penambangan berada pada tegalan seluas tiga ha dengan kedalaman bahan galian C antara 20-30 m. Penambangan pasir di Desa Datar tidak saja menimbulkan dampak positif tetapi juga menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar lokasi penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesuburan tanah sebelum dan setelah terjadi penambangan pasir di Blok Pesantren Desa Datar Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan; mengetahui potensi tumbuhan sebelum dan setelah penambangan pasir di Blok Pesantren Desa Datar Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan; mengetahui persepsi masyarakat tentang penambangan pasir pada Blok Pesantren Desa Datar serta desa sekitarnya seperti Desa Kertawinangun dan Cidahu yang terkena dampak di Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan; dan menganalisis hubungan antara kesuburan tanah, potensi tumbuhan, dan persepsi masyarakat tentang penambangan pasir pada Blok Pesantren Desa Datar serta desa sekitarnya seperti Desa Kertawinangun dan Cidahu yang terkena dampak di Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan.. Penelitian menggunakan metode survei. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada lima blok yang berbeda pada kedalaman 0-20 cm untuk tanah atas (sebelum digali) dan tanah bawah (setelah digali). Pengambilan sampel vegetasi menggunakan metode petak ganda dengan bentuk petak sampel bujur sangkar. Pengambilan sampel responden dengan wawancara menggunakan kuisioner secara purposive sampling. Responden yang diambil adalah masyarakat pekerja tambang di Desa Datar dan masyarakat yang terkena dampak langsung di Desa Kertawinangun dan Cidahu. Jumlah sampel responden adalah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesuburan tanah sebelum dijadikan lahan penambangan pasir (10,28%) lebih baik dari setelah dijadikan lahan penambangan pasir (7,91%) di Blok Pesantren Desa Datar Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan. Potensi tumbuhan sebelum dijadikan lahan penambangan pasir lebih baik (INP 195,05%) dari potensi tumbuhan setelah dijadikan lahan penambangan pasir (INP 0%) di Blok Pesantren Desa Datar Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan. Persepsi masyarakat tentang keberadaan penambangan pasir sebelum dijadikan lahan penambangan pasir lebih baik (100%) dari setelah dijadikan lahan penambangan pasir (0%) di Blok Pesantren Desa Datar Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan. Secara umum, persepsi masyarakat tentang keberadaan penambangan pasir sebelum dijadikan lahan penambangan pasir dan kesuburan tanahnya lebih baik, sehingga potensi tumbuhannya juga lebih baik dari setelahnya di Blok Pesantren Desa Datar Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Pesantren Blocks, which are located in Datar Village, Cidahu District, Kuningan Regency, are one mining areas of extractive materials C in Kuningan Regency. They are located is in dry field with a total area of three hectares and 20-30 m depth of extractive materials C. Having positive impacts, sand miners in Datar Village also give negative impacts to people who are living around these mining areas. The purposes of this study are to examine soil fertility; plant potentials; public perceptions on sand mining before and after those activities took place in Pesantren Blocks, Datar Village, Cidahu District, Kuningan Regency and the affected surrounding villages such as Kertawinangun and Cidahu Villages of Cidahu District, Kuningan Regency; and to analyse the relationship between soil fertility, plant potentials, and public perceptions on sand mining existence in Pesantren Blocks of Datar Village as well as the affected surrounding villages, such as Kertawinangun and Cidahu Villages of Cidahu District, Kuningan Regency. The research used survey method. Soil sampling was conducted in five diffrent blocks in depth of 0-20 cm for top soil (before excavated) and bottom soil (after excavated). Vegetation sampling was gathered by double plot method with squares plot form. Respondent perceptions were collected through questionnaire with purposive sampling. The collected respondents were the mining worker in Datar Village and the directly affected people in Kertawinangun and Cidahu Villages. The sample number of respondents was 30 people. The results of this research showed that soil fertility before the turning into sand mining areas was better (10,28%) than that after turning into sand mining area (7,91%) in Pesantren Blocks, Datar Village, Cidahu District, Kuningan Regency. Plant potentials before turning into sand mining areas were better (IVI=195,05%) than those after turning into sand mining areas (IVI=0%) in Pesantren Blocks, Datar Village, Cidahu District, Kuningan Regency. Public perceptions on the existence of sand mining before turning into sand mining areas were better (100%) than after turning into sand mining areas (0%) in Pesantren Blocks, Datar Village, Cidahu District, Kuningan Regency. In General, public perceptions to the existence of sand mining and soil fertility before turning into sand mining areas were better that the plant potentials were also better than those after turning into sand mining areas in Pesantren Blocks, Datar Village, Cidahu District, Kuningan Regency. |
| Kata kunci | kesuburan tanah, potensi tumbuhan, persepsi masyarakat |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. H. Achmad Iqbal, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Eming Sudiana, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2015-08-07 14:45:49.682486 |