Artikel Ilmiah : H1G010032 a.n. REZA LOVIAN AMASOFA

Kembali Update Delete

NIMH1G010032
NamamhsREZA LOVIAN AMASOFA
Judul ArtikelUji Toksisitas Minyak Mentah (Crude oil) Terhadap Kondisi Hematologi Ikan Mas (Cyprinus carpio)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Minyak mentah (Crude oil) merupakan sumber pencemar yang dapat menurunkan kualitas air sungai atau danau. Dampak minyak mentah bagi biota perairan bersifat kronis. Pengaruh toksik suatu zat atau bahan kimia terhadap organisme akuatik dapat diketahui dengan uji toksisitas (letal dan subletal). Organisme akuatik yang biasa dijadikan uji toksisitas adalah ikan mas. Penelitian ini berjudul “Uji Toksisitas Minyak mentah (Crude oil) Terhadap Kondisi Hematologi Ikan Mas (Cyprinus carpio)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai LC50-96 jam minyak mentah terhadap ikan mas dan efek subletal minyak mentah terhadap parameter hematologi (Hematokrit, Eritrosit, dan Hemoglobin). Metode eksperimental diterapkan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu uji pendahuluan, toksisitas letal (LC50-96 jam), dan toksisitas subletal. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Data uji toksisitas letal dianalisis probit dan data uji toksisitas subletal diuji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50-96 jam minyak mentah terhadap ikan mas adalah 2.112,0296 mg/L. Efek subletal minyak mentah berupa penurunan nilai hematokrit, eritrosit, dan hemoglobin seiring meningkatnya konsentrasi minyak mentah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Crude oil is source of pollutant which can reduce river or lake water quality. Crude oil impact on aquatic organisms throught their chronic. The influence of a substance or toxic chemical on aquatic organisms could be determined using toxicity test. Cyprinus carpio is usually object for toxicity test. This research entitle “The Toxicity Test of Crude Oil on Hematological Conditions of Cyprinus carpio” and aimed to find LC50-96 hours of crude oil on Cyprinus carpio and to find the effect of sublethal concentration of crude oil on hematological parameters (hematocrit, erythrocyte, and hemoglobin quantity). An experimental method was applied based on Completely Randomized Design, and this research was devided into 3 steps, basic, lethal toxicity (LC50-96 hours), and sublethal toxicity test, being in triplicates. Lethal toxicity concentration data were probity analyzed and data from sublethal toxicity test were F-tested. The result showed that LC50-96 hours of crude oil on Cyprinus carpio was 2.112,0296 mg/L. The sublethal effect of crude oil was demonstrated in hematocrit, erythrocyte, and hemoglobin decreasing along with increase crude oil concentration.
Kata kuncitoksisitas, LC50-96 jam, minyak mentah, hematologi
Pembimbing 1Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si
Pembimbing 2Nuning Vita Hidayati, S.Pi., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2015-08-06 11:30:19.959016
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.