Artikel Ilmiah : H1A011035 a.n. NIARICHA FRIDINA MAHARANY

Kembali Update Delete

NIMH1A011035
NamamhsNIARICHA FRIDINA MAHARANY
Judul ArtikelPENURUNAN KADAR Pb PADA UNDUR-UNDUR LAUT
(Emerita emeritus Linnaeus 1767) DENGAN TEKNIK PERENDAMAN MENGGUNAKAN ASAM ASETAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Makanan yang tercemar logam berat Pb akan berbahaya bagi kesehatan, karena Pb mudah terakumulasi dalam tubuh. Salah satu teknik yang digunakan untuk menurunkan kadar Pb dalam makanan ialah teknik perendaman. Bahan yang digunakan untuk perendaman adalah asam asetat yang memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan logam Pb2+ membentuk senyawa kompleks baru yang stabil. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas teknik perendaman dengan asam asetat dalam menurunkan kadar Pb pada undur-undur laut (Emerita emeritus Linnaeus 1767) yang diduga tercemar Pb.
Undur-undur laut diambil kemudian sebanyak 300 gram sampel dibagi menjadi 3 bagian dengan berat masing-masing 15 gr (tanpa perendaman) dan 135 gr. Sampel direndam dengan variasi volume asam asetat sebanyak 40 mL, 60 mL, 120 mL serta variasi waktu perendaman selama 5 menit, 10 menit, dan 15 menit. Kemudian sampel didestruksi dengan asam nitrat pekat (HNO3) 65% (v/v) dengan pemanasan dan penambahan H2O2. Hasil destruksi diukur absorbansinya dengan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS) pada panjang gelombang 283,5 nm.
Kadar awal Pb pada undur-undur laut (Emerita emeritus) sebanyak 1,68 mg/Kg dan berada diatas ambang batas aman menurut Badan Standarisasi Nasional (2009) yaitu tidak lebih dari 0,5 mg/Kg. Teknik perendaman dengan asam asetat yang paling efektif adalah pada saat waktu kontak 15 menit. Persentase penurunan terbesar pada perendaman asam asetat selama 15 menit dengan volume 40 mL, 80 mL, dan 120 mL berturut-turut sebanyak 61,54% ; 74,64% ; 77,79%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Food contaminated with Pb metals will be harmful to health, because it is easy to accumulates in the body. One technique used to reduce levels of metals in food is soaking technique. Materials that used for the soaking is acetic acid which has the ability to interact with Pb 2+ form a new stable complex compounds. The aim of this study was to examine the effectiveness of the soaking technique with acetic acid to decrease of Pb metals in Emerita emeritus which contaminated with Pb metals.
Around 300 gr sample of Emerita emeritus divided into 3 parts, each weighing 15 gr (without soaking) and 135 gr. Samples soaked with volume variation of acetic acid 40 mL, 60 mL, 120 mL and the time variation of soaking for 5 minutes, 10 minutes, and 15 minutes. Then desctructed the sample with concentrated nitric acid (HNO3) 65% (v/v) with heating and the addition of H2O2. Absorbances of destruction solutions were measured by Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) at maximum wavelength of 283.5 nm.
Initial concentration of Pb in Emerita emeritus of 1.68 mg/Kg and above the safe threshold according to the BSN (2009) that is no more than 0.5 mg/Kg. Soaking technique with acetic acid is most effective when the contact time 15 minutes. The biggest percentage drop of acetic acid soaking for 15 minutes with a volume of 40 mL, 80 mL, and 120 mL respectively as much as 61.54%; 74.64%; 77.79%.
Kata kunciAsam asetat, Emerita emeritus, Teknik Perendaman, Timbal (Pb)
Pembimbing 1Dian Windy Dwiasi, M.Sc
Pembimbing 2Dra. Dian Bhagawati, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman47
Tgl. Entri2015-07-30 05:28:55.370092
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.