Artikel Ilmiah : B1J010063 a.n. NUR LAILA RAHAYU

Kembali Update Delete

NIMB1J010063
NamamhsNUR LAILA RAHAYU
Judul ArtikelSTRUKTUR KOMUNITAS MIKROFITA DI SUNGAI PELUS KABUPATEN BANYUMAS KAITANNYA DENGANKANDUNGAN NUTRIEN (NITRAT, ORTHOFOSFAT DAN SILIKA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sungai Pelus merupakan salah satu sungai di Kabupaten Banyumas. Penggunaan lahan di sepanjang Sungai Pelus berupa areal hutan, pertanian, pemukiman, pemukiman padat. Meningkatnya kandungan nutrient (nitrat (NO3), ortofosfat, (PO4), dan silika (Si) di perairan akan mempengaruhi kehidupan organisme akuatik. Mikrofita adalah tumbuhan perairan yang berukuran mikroskopis dapat sebagai planktonik dan bentik, berperan sebagai produser primer yang dapat menyediakan bahan organik sebagai sumber energi untuk komponen ekosistem lainnya (konsumer). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji berapa kandungan NO3, PO4, Si, mengkaji struktur komunitas mikrofita planktonik dan bentik, dan mengkaji hubungan konsentrasi NO3, PO4, Si dengan kelimpahan mikrofita bentik di Sungai Pelus. Metode penelitian ini metode survei dengan mengambil 5 lokasi pengambilan sampel. Penelitian ini dilakukan tiga kali ulangan dalam interval waktu dua minggu dengan menghitung jenis dan jumlah jenis mikrofita, mengukur konsentrasi NO3, PO4, Si sebagai parameter utama. Parameter pendukung yaitu suhu, kecepatan arus, konsentrasi oksigen terlarut dan pH. Data pengukuran dianalisis secara deskriptif membandingkan dengan PP nomor 82 tahun 2001 dan histogram untuk melihat perbedaan konsentrasi NO3, PO4, Si setiap stasiun. Struktur komunitas mikrofita dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dengan cara mendeskripsikan divisi, jenis dan jumlah jenis individu mikrofita planktonik dan bentik yang diperoleh menggunakan tabel, sedangkan analisis kuantitatif dengan indeks. Hubungan antara konsentrasi nitrat, ortofosfat dan silika dianalisis dengan regresi kolerasi berganda. Kualitas air sungai berdasarkan nitrat, ortofosfat, silika dan parameter pendukung lainnya masih baik karena masih dibawah baku mutu PP no. 82 tahun 2001. Tingkat komunitas mikrofita bentik Sungai Pelus keanekaragamannya sedang, dan tidak ada jenis mikrofita bentik yang mendominasi, individu antar jenis tidak tersebar secara merata di setiap stasiun. Hubungan antara konsentrasi Nitrat, Ortofosfat dan Silika dengan kelimpahan mikrofita bentik memiliki hubungan sangat erat dan r = 0,999. Koefisien determinasi sebesar R2 = 0,998 yang menunjukan bahwa kelimpahan mikrofita bentik dapat dijelaskan oleh konsentrasi nutrien 99,8% dan sisanya 2% dipengaruhi oleh faktor lain misalnya kecepatan arus dan penetrasi cahaya. Persamaan regresi hubungan antara kelimpahan mikrofita bentik dengan konsentrasi nitrat, ortofosfat dan silica. Kelimpahan= -53,5 + 16,3 (nitrat) – 108 (ortofosfat) + 0,5 (silika). Hasil uji Fhit = 499 > Ftabel =216. Sehingga, kelimpahan mikrofita bentik dipengaruhi oleh konsentrasi nitrat, ortofosfat dan silika dengan sangat nyata.
Abtrak (Bhs. Inggris)Pelus River is one of the rivers in Banyumas Regency. Land usage along Pelus River includes forest area, agriculture, settlement, dense settlement. The increase of nutrient concentrations (nitrate (NO3), orthophosphate (PO4), and silica (Si) in aquatic bodies will affect aquatic organism’s life. Microphytes is a microscopic sized aquatic plant that is also planktonic and bentic, functions as primary producer that can provides organic matter as energy source for other ecosystem component (consumer). The aim of this research is to study the amount of NO3, PO4, Si contents, to study community structure of planktonic and bentic microphytes, and to study the relation between NO3, PO4, Si concentration with bentic microphytes density in Pelus River. River water quality based on nitrate, orthophosphate, silica and other supporting parameters was considered good because it is still under the quality standard of PP no. 82 year 2001. Biodiversity level of bentic microphytes communities in Pelus River was moderate, and there were no bentic microphytes species that dominates, individuals between species are not distributed evenly in each stations. Relation between Nitrate, Orthophosphate and Silica concentration with bentic microphytes density had a very close relationship and r = 0,999. Determination coefficient was R2 = 0,998 which showed that bentic microphytes density can be explained by nutrient concentration for 99,8% and the remaining 2% was influenced by other factors such as current speed and light penetration. Relationship regression equation between bentic microphytes density with nitrate, orthophosphate and silica concentrations was Density = -53,5 + 16,3 (nitrate) – 108 (orthophosphate) + 0,5 (silica). Result of Fhit test = 499 > Ftabel = 216. In conclusion, bentic microphytes density was affected very significantly by nitrat, orthophosphate and silica concentration.
Kata kunciPelus River, Planktonic and Benthic Microphytes, Nitrate, Ortophosphate, Silica
Pembimbing 1Dr. Agatha Sih Piranti M.Sc
Pembimbing 2Drs. Carmudi M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2015-07-23 14:19:58.813934
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.