Artikel Ilmiah : H1A011020 a.n. DIYU MANTARI
| NIM | H1A011020 |
|---|---|
| Namamhs | DIYU MANTARI |
| Judul Artikel | AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN MANGGA (Mangifera indica L.) TERHADAP JAMUR Candida albicans DAN IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWANYA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Candida albicans adalah salah satu jamur yang dapat menyebabkan infeksi candidiasis. Pengobatan penyakit infeksi jamur menggunakan obat topikal pada umumnya dapat menimbulkan resistensi, sehingga untuk mengatasinya diperlukan pencarian bahan obat alami dari ekstrak tanaman yang berpotensi sebagai antijamur, salah satunya yaitu ekstrak daun mangga (Mangifera indica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur daun mangga terhadap C. albicans, penentuan konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dan mengidentifikasi golongan senyawa kimia dari ekstrak tersebut yang berpotensi sebagai antijamur. Daun mangga diekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak yang dihasilkan diuapkan dengan rotary evaporator. Ekstrak metanol daun mangga yang dihasilkan dilakukan uji aktivitas antijamur terhadap C. albicans dengan menggunakan metode difusi. Setelah diketahui aktivitasnya, ekstrak metanol daun mangga kemudian ditentukan konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dan diuji kandungan metabolit sekundernya dengan uji fitokimia. Hasil ekstraksi daun mangga dengan pelarut metanol menghasilkan ekstrak metanol dengan rendemen 10,55% (b/b) dan menghasilkan aktivitas antijamur dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 1000 ppm dengan zona hambat 8,12 mm. KHTM ekstrak metanol daun mangga terhadap C. albicans yaitu pada konsentrasi 65 ppm dengan zona hambat sebesar 0,64 mm. Berdasarkan hasil uji fitokimia ekstrak metanol daun mangga menunjukkan adanya senyawa golongan alkaloid, flavonoid, stereoid, polifenol, tanin, dan saponin. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Candida albicans is one of the fungal which causes infection. The treatment of fungal infection topical medicine semi-synthetic can create resistance. Therefore, it is necessary to find natural medicine from potential herbal extract as antifungal to overcome the problem. Mango leaves is one of the potential herbal. The research is aimed to determine antifungals mango leaves activities to C. albicans, determination of Minimum inhibitory concentration (MIC) and to find the most active categories of chemical compounds from its extract that is potential as antifungal. Mango leaves was extracted by maceration using methanol. The resulting extract was evaporated with a rotary evaporator. Methanol extract were tested for the antifungal activity toward C. albicans using diffusion method. Extract with the largest antifungals activity then determined Minimum inhibitory concentration (MIC) and it tested secondary metabolite compounds content using phytochemical test. The extraction result of mango leaves with methanol is resulted the methanol extract with rendemen 10,55% and its have antifungals activities with the largest inhibition zone at a concentration of 1000 ppm with inhibitory zone 8,12 mm. Minimum inhibitory concentration (MIC) of the mango’s methanol extract toward C. albicans is on 65 ppm with inhibitory zone for 0.64 mm. Based on phytochemical test result analysis of it extract showed alkaloid, flavonoid, stereoid, polyphenol, tannins and saponin compound catagories. |
| Kata kunci | antijamur, Candida albicans, KHTM, Mangifera indica L. |
| Pembimbing 1 | Dian Riana Ningsih, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 2 | Zusfahair, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2015-07-09 11:09:23.655744 |