Artikel Ilmiah : G1A011087 a.n. ZUMROTIN HASNAWATI

Kembali Update Delete

NIMG1A011087
NamamhsZUMROTIN HASNAWATI
Judul ArtikelHubungan antara Derajat Keganasan Karsinoma Payudara Duktal Invasif dengan Pemendekan Prothrombin Time (PT) dan activated Partial Thromboplastin Time (aPTT) pada Pasien Kanker Payudara di RSUD Prof. dr. Margono Soekardjo Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Kanker payudara memiliki angka mortalitas yang cukup tinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Karsinoma duktal invasif merupakan jenis kanker payudara terbanyak. Salah satu penyumbang angka mortalitas pada kanker payudara adalah komplikasi berupa gangguan koagulasi. Besarnya aktivasi koagulasi dilaporkan berkorelasi dengan derajat keganasan pada kanker payudara. Pemeriksaan Prothrombine Time (PT) dan activated Partial Thromboplastin Time (aPTT) dijadikan salah satu marker koagulasi sederhana.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat keganasan karsinoma payudara duktal invasif dengan pemendekan PT dan aPTT pada pasien kanker payudara di RSUD Prof. dr. Margono Soekardjo Purwokerto.
Metode: Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 45 pasien. Data didapatkan dari rekam medik pasien, kemudian data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman
Hasil: Hasil analisis bivariabel hubungan antara derajat keganasan dengan PT dalam penelitian ini yaitu nilai r = -0,183, nilai p = 0, 230 (>0,05) dan aPTT dengan nilai r =0,071, nilai p = 0, 321 ( > 0,05). Rerata nilai PT subjek penelitian adalah 13,56 ± 1,60 detik , sedangkan rerata nilai aPTT sebesar 30,47 ± 3,11 detik.
Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara derajat keganasan karsinoma payudara duktal invasif dengan pemendekan PT maupun aPTT. Mayoritas subjek penelitian memiliki PT maupun aPTT yang normal, dan beberapa memanjang. Kondisi ini dikaitkan dengan kemungkinan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi seperti sifat molekuler pada sel kanker.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Breast cancer has a fairly high mortality rate in the world, including in Indonesia. Invasively ductal carcinoma is the most common type of breast cancer patients. One of the contributors to the mortality rate for breast cancer patients is a complication –coagulation disorders. The amount of coagulation activation is reported to correlate with the degree of breast cancer malignancy. The Examination of Prothrombine Time (PT) and activated Partial Thromboplastin time (aPTT) becomes a marker of simple coagulation.
Objective: This study aimed to determine the relationship between the degree of malignancy of invasively ductal breast carcinoma and the shortening of the PT and a PTT in patients with breast cancer in the public hospital of Prof. dr. Margono Soekardjo, Purwokerto.
Methods: This study used an observationally analytic design with a cross sectional approach. The research samples were 45 patients. The data were obtained from the patients’ medical records, and then the data were analyzed using Spearman correlation test
Results: The result of the bivariable analysis of the relationship between the degree of malignancy and PT in this research is that the value of r = -0.183, p = 0, 230 (> 0.05) and aPTT’s value of r = -0.071, p = 0, 321 (> 0 , 05). The mean of PT is 13.56 ± 1.60 seconds, while the mean of aPTT is 30.47 ± 3.11 seconds.
Conclusions: There is no significant relationship between the malignancy degree of invasively ductal breast carcinoma with the shortening of the PT and aPTT.
Most research subjects have normal PT and aPTT, and some are elongated. This condition is associated with other influential factors such as molecular characteristics of the cancer cells.
Kata kunciDerajat keganasan karsinoma payudara duktal invasif, Pemendekan PT, Pemendekan aPTT
Pembimbing 1dr. Wahyu Djatmiko, Sp.PD
Pembimbing 2dr. Hidayat Sulistyo, Sp.PA, M.Si.Med
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-06-23 13:20:24.747431
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.