Artikel Ilmiah : F1B008015 a.n. PUTRI RISDIANI

Kembali Update Delete

NIMF1B008015
NamamhsPUTRI RISDIANI
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PROGRAM BERAS UNTUK KELUARGA MISKIN (RASKIN) DI KELURAHAN KARANGWANGKAL KECAMATAN PURWOKERTO UTARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kemiskinan di Indonesia merupakan kesenjangan kronis sejak dulu hingga saat ini, oleh karena itu pemerintah membuat salah satu kebijakan program yaitu program Beras untuk Keluarga Miskin (RASKIN). Tulisan ini mendiskusikan tentang Implementasi Program Beras untuk Keluarga Miskin di Kelurahan Karangwangkal Kecamatan Purwokerto Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan RTM/RTS dalam program raskin serta untuk mengurangi masalah rawan pangan. metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Milles dan Huberman dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber.
Hasil dalam penelitian ini yaitu implementasi program raskin yang meliputi empat aspek, yaitu aspek yang pertama yaitu Kebijakan yang Ideal yang meliputi Sosialisasi Program RASKIN di Kelurahan Karangwangkal, Tepat Sasaran dalam penyaluran RASKIN di Kelurahan Karangwangkal, Tepat Kuantitas jumlah kg RASKIN yang dibagikan di Kelurahan Karangwangkal, Tepat Kualitas RASKIN yang dibagikan tidak sesuai dengan harapan RTS-PM. Aspek yang kedua adalah Perspektif Kelompok Sasaran Kebijakan raskin meliputi kelompok sasaran merasa sangat terbantu dengan adanya raskin. Ketiga, yaitu Organisasi Pelaksana meliputi peran Ketua RT. aspek terakhir adalah Faktor Lingkungan yang terdiri dari keadaan ekonomi dan keadaan sosial. bahwa pelaksanaan kebijakan program raskin belum berhasil diimplementasikan.
Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu dilihat dari sosialisasinya belum sepenuhnya efektif karena hanya saat pada awal ada program raskin di sosialisasikan, masih ada warga yang mampu/kaya menerima raskin, kualitas beras harus baik agar layak dikonsumsi kelompok sasaran penerima raskin, ketepatan sasaran harus sesuai dengan data yang valid dan disesuaikan dengan jumlah penerima raskin yang sebenarnya, jarak tempuh rumah tangga sasaran (RTM) dengan rumah Ketua RT yang jaraknya berjauhan, jarak tempuh menuju rumah tangga miskin (RTM) harus melewati gang-gang kecil dan sempit, penyaluran sampai kepada yang berhak berjalan dengan baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Poverty in Indonesia is a chronic gap since the first until now, therefore, the government made one of the program policy that is Rice for Poor Families program (Raskin). This paper discusses the Rice for Poor Families Program Implementation in the Karangwangkal village North Purwokerto District. The purpose of this study was to determine and describe the implementation of community empowerment and improving the welfare of the RTM / RTS in Raskin program as well as to reduce the problem of food insecurity. The research method used descriptive qualitative research methods. with the election of the informant is purposive sampling technique. Data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The analytical method is interactive model by Milles and Huberman and data validity was tested with source triangulation.
The results in this study is the implementation of Raskin program which includes four aspects: The first aspect is the Ideal policy covering Socialization Program in Sub Karangwangkal Raskin, Right Target in the distribution of Raskin in the village Karangwangkal, Right Quantity kg Raskin amount distributed in the Village Karangwangkal, Quality right RASKIN distributed not according to the expectations of RTS-PM. The second aspect is the Target Group Policy Perspective Raskin include target group was greatly assisted by the Raskin. Third, the Implementing Organization include the role of Chairman of RT. Environmental Factors latter aspect is composed of the economic situation and social circumstances. that the implementation of policies Raskin program has not been successfully implemented.
The conclusion of this study is seen from socialization has not been fully effective because only when there is a program at the beginning raskin socialized, there are still people who are able / rich still receive Raskin, the quality of rice should be good for worthy consumption Raskin recipient target groups, targeting accuracy should be in accordance with the data valid and adjusted to the actual number of recipients raskin, mileage target households (RTM) to house the Head of RT are located far apart, mileage to poor households (RTM) must pass through small alleys and narrow, the distribution to the entitled goes well.
Kata kunciimplementasi, kemiskinan, program RASKIN, rawan pangan
Pembimbing 1Dwiyanto Indiahono, M.Si
Pembimbing 2Dra. Lilis Sri S, MM
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2015-06-20 10:10:31.291929
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.