Artikel Ilmiah : C1B011050 a.n. AJI SETIO AJI

Kembali Update Delete

NIMC1B011050
NamamhsAJI SETIO AJI
Judul ArtikelPREDIKSI KESULITAN KEUANGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DISKRIMINAN
(Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menguji rasio-rasio keuangan dalam memprediksi kondisi financial distress dan non-financial distress pada perusahaan manufaktur. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009 s/d 2013. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 perusahaan, terdiri dari 11 perusahaan financial distress dan 11 perusahaan non-financial distress. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling.
Rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, rasio likuiditas, leverage, efisiensi, profitabilitas, dan arus kas. Data diproses menggunakan metode statistik analisis diskriminan. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara rasio keuangan perusahaan financial distress dan non-financial distress. Rasio-rasio yang optimal dan signifikan dalam memprediksi kondisi financial distress dan non-financial distress yaitu WCTA (Working Capital/Total Assets) dan EBITTA (Earning Before Interest and Tax/Total Assets). Secara keseluruhan model yang terbentuk dapat mengelompokan kondisi financial distress dan non-financial distress dengan akurasi yang cukup tinggi, yaitu 90,9%.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this research is to examine financial ratios that affect financial distress condition of a manufacture company. The Object of this research is manufacture company that listed in Indonesian Stock Exchange above between 2009-2013. The sample of this research consist of 11 distress firms and 11 non-distress firms, it is chosen by purposive sampling.
Financial ratios that are used in this study includes, liquidity, leverage, efficiency, profitability, and cash flow ratio. The data was processed by using statistic method and as a tool to test hypothesis, it used discriminant analysis. The results showed that there are differences between the financial ratios of financial distress and non-financial distress company. The optimal and significant of financial ratios in predicting financial distress and non-financial distress are WCTA (Working Capital/Total Assets) and EBITTA (Earning Before Interest and Tax/Total Assets). Overall, discriminant models that formed can classify the condition of financial distress and non-financial distress with a high degree of accuracy (90.9%).
Kata kunciKesulitan keuangan, rasio keuangan, analisis diskriminan
Pembimbing 1Dr. Sudarto, ME.
Pembimbing 2Drs. Suwaryo, M.Si.
Pembimbing 3Dian Purnomojati, SE, M.Sc.
Tahun2015
Jumlah Halaman31
Tgl. Entri2015-06-15 21:32:07.266947
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.