Artikel Ilmiah : F1C010050 a.n. NUR AFNI TRIANDINI

Kembali Update Delete

NIMF1C010050
NamamhsNUR AFNI TRIANDINI
Judul ArtikelStrategi Komunikasi Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Tangguh
Bencana Widarapayung Wetan Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Strategi Komunikasi dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas yang dilaksanakan melalui pengembangan kapasitas warga Desa/Kelurahan Tangguh Bencana perlu dipadukan ke dalam perencanaan dan praktik pembangunan reguler. Proses komunikasi pembangunan di desa ini dilakukan dengan aksi-aksi dari komunikator desa yang membentuk suatu komunitas kebencanaan.
Penelitian yang berjudul “Strategi Komunikasi Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Tangguh Bencana Widarapayung Wetan Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap”, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi rencana aksi komunitas yang di gerakkan oleh kelompok SIBAT pada program desa tangguh bencana dan mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam kegiatan rencana aksi komunitas program desa tangguh bencana di Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun, Cilacap. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan yang dipilih dengan cara purposive sampling berjumlah empat orang yang merupakan kepengurusan kelompok SIBAT.
Hasil penelitian diketahui bagian dari proses pengembangan desa tangguh, yang kemudian dilakukan dengan aksi-aksi dari komunitas untuk melakukan berbagai kegiatan yang mengarah kepada upaya pengurangan risiko bencana. Strategi komunikasi yang dilaksanakan pelaksana Rencana Aksi Komunitas (RAK) langsung kepada masyarakat dengan adanya keterlibatan masyarakat dan Opinion Leader, kerjasama dengan Stakeholder dan pemanfataan media baik massa maupun non massa. Strategi komunikasi tersebut ditemukan peneliti dalam komunitas SIBAT yang merupakan sebuah upaya yang efektif bagi komunitas dalam upaya pengurangan resiko bencana wilayah, khususnya di Desa Widarapayung Wetan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Communication strategies in disaster risk reduction is implemented through community-based capacity building residents Village / Sub Disaster Resilient needs to be integrated into regular development planning and practice. The process of communication in rural development is done by the actions of village communicator who form a community disaster.
The study, entitled "Communication Strategy for Community-Based Disaster Preparedness (SIBAT) Disaster Resilient Village Widarapayung Binangun Wetan District of Cilacap", this study aimed to describe the communication strategy of the community action plan in motion by SIBAT group on disaster resilient village program and describe the factors inhibiting and supporting factor in the activities of community action plans in disaster resilient rural program Widarapayung Wetan village, District Binangun, Cilacap. The method used is descriptive method with qualitative approach. Informants were selected by purposive sampling were four people who constitute the management group SIBAT.
The survey results revealed part of the process of rural development resilient, which is then carried by the actions of the community to perform various activities that lead to disaster risk reduction. Implementing communication strategies implemented Community Action Plan (RAK) directly to the public with the involvement of the community and Opinion Leader, cooperation with stakeholders and pemanfataan both mass media and non-mass. The communication strategy in the community SIBAT researchers found that an effective effort for the community in the area of disaster risk reduction efforts, particularly in the village of Widarapayung Wetan.
Kata kunciStrategi Komunikasi, Komunitas, Masyarakat, Opinion Leader, Stakeholder.
Pembimbing 1Dra. Hj. Sri Pangestuti, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Bambang Widodo, M.Par.
Pembimbing 3Shinta Prastyanti, M.A.
Tahun2015
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2015-06-05 20:59:23.057217
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.