Artikel Ilmiah : B1J010188 a.n. HETI SARTIKA SARI

Kembali Update Delete

NIMB1J010188
NamamhsHETI SARTIKA SARI
Judul ArtikelEFEK NAA DAN BAP TERHADAP PEMBENTUKAN TUNAS, DAUN, DAN TINGGI TUNAS STEK MIKRO
Nepenthes ampullaria Jack.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah mengetahui interaksi antara NAA dan BAP dalam memacu pertumbuhan stek mikro N. ampullaria dan mendapatkan kombinasi perlakuan NAA dan BAP terbaik dalam memacu pertumbuhan stek mikro N. ampullaria.
Penelitian dilakukan secara eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial. Sebagai blok digunakan letak ruas batang. Ruas I digunakan sebagai blok I, diikuti ruas II dan III masing-masing sebagai blok II dan blok III. Faktor yang diuji terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama adalah NAA yang terdiri atas empat taraf konsentrasi, yaitu 0, 5, 10, dan 15 µM. Faktor kedua adalah BAP dengan empat taraf konsentrasi, yaitu 0, 9, 18, dan 27 µM. Penelitian ini terdiri atas 16 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Parameter yang diukur adalah waktu inisiasi tunas, waktu inisiasi akar, jumlah tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang daun terpanjang, panjang akar terpanjang, dan tinggi tanaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara NAA dan BAP dalam memacu pertumbuhan N. ampullaria. Kombinasi NAA 0 µM dan BAP 18 µM merupakan kombinasi paling baik dalam memacu pertumbuhan N. ampullaria. Sementara itu, untuk memacu jumlah tunas dapat digunakan NAA 0 µM dan BAP 27 µM.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aimed to know the interaction between NAA and BAP as well as to obtain the best combination of both treatments in promoting the growth of Nepenthes ampullaria microcutting. An experiment arranged in a factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) was applied. Stem segments were used as blocks, where block I was the first segment followed by the next two segments as block II and III respectively. Two factors, i.e. NAA concentrations (0, 5, 10, 15 µM) and BAP concentrations (0, 9, 18, 27 µM) were employed giving rise to 16 combination of treatments. Each treatment combination was replicated three times resulting in 48 experimental units. The parameters measured were date of shoot initiation, date of root initiation, shoot number, leaf number, root number, length of longest leaf and shoot height. The results showed that interaction between NAA and BAP in promoting N. ampullaria microcutting growth was observed. Combination between NAA of 0 µM and BAP of 18 µM was found to be the best in promoting N. ampullaria microcutting growth. Meanwhile, combination between NAA 0 µM and BAP 27 µM was recommended to promote shoot number of N. ampullaria.

Kata kunciNepenthes ampullaria, microcutting, NAA, BAP
Pembimbing 1Dr. Murni Dwiati, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Iman Budisantosa, MP.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-05-25 20:39:20.621952
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.