Artikel Ilmiah : B1J010080 a.n. RADEN RORO ARIN RAHAYU PUTRI LESTARI
| NIM | B1J010080 |
|---|---|
| Namamhs | RADEN RORO ARIN RAHAYU PUTRI LESTARI |
| Judul Artikel | TUMBUHAN BAWAH YANG BERPOTENSI SEBAGAI TUMBUHAN OBAT PADA TEGAKAN DAMAR (Agathis dammara) DI KPH BANYUMAS TIMUR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Hutan damar di Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumas dan Serang Kabupaten Purbalingga berada di wilayah KPH Banyumas Timur memiliki ketinggian berbeda yang dapat mempengaruhi keanekaragaman tumbuhan bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies-spesies tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai tumbuhan obat pada ketinggian berbeda di Kebun Raya Baturraden dan Serang dan mengetahui perbedaan spesies tumbuhan obat pada kedua lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan pengambilan sampel acak terpilih menggunakan petak kuadrat dengan ukuran 2m x 2m sebanyak 30 petak pada masing-masing lokasi penelitian. Tumbuhan bawah yang didapat diidentifikasi serta dicari potensinya sebagai tumbuhan obat. Data dianalisis menggunakan Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan Indeks Kesamaan (IS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 spesies tumbuhan obat di Kebun Raya Baturraden dan 7 spesies tumbuhan obat di Serang. Hasil penelitian menemukan bahwa ketinggian mempengaruhi keanekaragaman tumbuhan bawah. Spesies tumbuhan obat yang mendominasi di Kebun Raya Baturraden dan Serang berturut-turut adalah Urang-aring (Eclipta prostata (l.) (INP=37,79%) dan Cakar ayam (Selaginella doederleinii) (INP=48,19%). Indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan obat di Kebun Raya Baturraden dan Serang tergolong memiliki keanekaragaman yang sedang yaitu 1,88 dan 1,63. Indeks Kesamaan komunitas tumbuhan obat di Kebun Raya Baturraden dan Serang berbeda (IS=43,17%). Spesies-spesies tumbuhan obat yang ditemukan pada dua komunitas yang dibandingkan adalah berbeda. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Forest of Agathis dammara in the Baturraden Botanical Gardens Banyumas and Serang Purbalingga is in East Banyumas KPH region have different altitude that can affect the diversity of undergrowth. The purpose of this study was to determine the species of undergrowth which have potential as medicinal plants at different altitude in the Baturraden Botanical Gardens and Serang then to find out the difference species of medicinal plants at both sites. This research used survey method with selected random sampling using the quadratic plot size 2m x 2m were 30 plots at each research site. Undergrowth obtained are identified and sought its potential as a medicinal plant. Data were analyzed using Importance Value Index (IVI), index diversity of Shannon-Wiener (H') and Index Similarity (IS). The results showed that there are 12 species of medicinal plants in the Baturraden Botanical Gardens and 7 species of medicinal plants in Serang. The results found that the altitude affects the diversity of undergrowth. Species of medicinal plants that dominate in the Baturraden Botanical Gardens is Eclipta prostrata (l.) (IVI=37,79%) and Selaginella doederleinii (IVI=48,19%) which dominate in Serang. Index diversity (H') of medicinal plants in the Baturraden Botanical Gardens and Serang are classified in middle diversity, there are 1,88 and 1,63. The index similarity medicinal plant communities in the Baturraden Botanical Gardens and Serang different (IS=43,17%). The species of medicinal plants found in the two communities were being compared are different. |
| Kata kunci | KPH Banyumas Timur, tumbuhan bawah, tumbuhan obat |
| Pembimbing 1 | Dra. Sulistyani, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Edy Yani, M.S. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2015-05-25 09:21:19.231156 |