Artikel Ilmiah : G1F011058 a.n. YULIA NUR ULFA

Kembali Update Delete

NIMG1F011058
NamamhsYULIA NUR ULFA
Judul ArtikelFormulasi Tablet Kombinasi Ekstrak Etanol Temulawak, Kunyit dan Jahe Merah
sebagai Ko-Kemoterapi Kanker dengan Pengikat Maltodekstrin
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia memiliki kekayaan alam dengan keanekaragaman hayati yang dapat
ditingkatkan nilai ekonominya, diantaranya adalah temulawak (Curcuma xanthorriza
Roxb.), kunyit (Curcuma longa L.) dan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum
theilade) yang umumnya dimanfaatkan sebagai jamu maupun bahan baku obat.
Penelitian sebelumnya berhasil membuktikan bahwa ketiga bahan alam ini masing masing memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat ko -kemoterapi. Bentuk
sediaan dari kombinasi ketiga estrak yang selanjutnya disebut tekuja belum pernah ada,
sehingga perlu diformulasikan sediaan yang akseptabel. Penelitian ini bertujuan untuk
membuat sediaan tablet tekuja dari kombinasi ekstrak etanolik temulawak, kunyit, dan
jahe merah dengan variasi kadar pengikat maltodekstrin.
Tablet tekuja dibuat menggunakan pengikat maltodekstrin dalam tiga (3)
formula, yaitu formula I (2% maltodekstrin), II (maltodekstrin 3%), dan III
(maltodekstrin 5%). Granul tekuja dievaluasi sifat alir, sudut diam, indeks
kompresibilitas, dan kadar air. Tablet tekuja yang diperoleh diuji karakteristik
keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan dan kerapuhan. Hasil yang
diperoleh dari uji tersebut dianalisis dengan menggunakan One Way Anova dilanjutkan
dengan LSD pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan formula I berbeda signifikan terhadap formula II
dan III. Formula I dengan kadar maltodekstrin 2% adalah formula terbaik karena
memiliki laju alir 5,176 g/detik, indeks kompresibilitas 12,5%, sudut diam 26,175,
kekerasan 4 kg, dan kerapuhan 0,4%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
variasi kadar maltodekstrin mempengaruhi sifat fisik granul dan tablet yang dihasilkan.
Semakin besar kadar maltodekstrin, sudut diam dan indeks kompresibilitas semakin
besar, granul lebih lama mengalir, kekerasan tablet menurun dan lebih rapuh.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia has gorgeous natural biodiversity which can be enhanced the
economic value, such as curcuma (Curcuma xanthorriza Roxb.), turmeric (Curcuma
longa L.) and red ginger (Zingiber officinale var. Rubrum theilade) that is widely used
as medicinal herbs and raw materials of medicine. Previous studies proved that each of
these three natural ingredients has the potential to be developed as a co -chemotherapy
drugs. Combination of the three dosage forms of this extract which is addressed tekuja,
has never existed, so it needs to be formulated into preparations are acceptable. This
study aims to create a tekuja tablet dosage of a combination of ethanol extract of
curcuma, turmeric, and red ginger with maltodextrin binder.
Tekuja tablets made using maltodextrin binder within three (3) formula, i.e. the
formula I (2% maltodextrin), II (3% maltodextrin), and III (5% maltodextrin). Tekuja
granules properties evaluated for, flowing time, compressibility index, and water
content. Tekuja tablets were tested for weight uniformity, uniformity of size, hardness
and friability. Results obtained from these tests were analyzed using One Way ANOVA
followed by LSD test at 95% confidence level.
The result showed significantly formula I to the formula II and III. Formula I
with 2% maltodextrin had flowing time 5,176 g/sec, compressibility 12,5%, angle of
repose 26,175, hardness 4 kg, and friability 0,4%. It could be concluded that variations
in the levels of maltodextrin affect the physical characteristics of granules and tablets.
The greater amount of maltodextrin give greater angle of repose and compressibility,
greater flowing time, less hardness of tablet and become more fragile.
Kata kunciTemulawak, kunyit, jahe merah, maltodekstrin, tablet.
Pembimbing 1Nuryanti, M.Sc., Apt
Pembimbing 2Dhadhang Wahyu K., M.Sc., Apt
Pembimbing 3
Tahun2011
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2015-05-25 01:36:14.273719
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.