Artikel Ilmiah : G1A011068 a.n. PREVIASARI ZAHRA PERTIWI

Kembali Update Delete

NIMG1A011068
NamamhsPREVIASARI ZAHRA PERTIWI
Judul ArtikelPERBEDAAN KADAR MALONDIALDEHID PLASMA DARAH
ANTARA PENDERITA KATARAK SENILIS IMATUR DAN MATUR
PADA PASIEN KLINIK MATA RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Katarak senilis merupakan penyakit yang menjadi penyebab utama kebutaan dan salah satu faktor yang berperan pada patogenesis katarak adalah stres oksidatif. Stres oksidatif melalui proses peroksidasi lipid terjadi pada tahap awal patogenesis katarak senilis. Produk akhir peroksidasi lipid adalah malondialdehid (MDA) yang digunakan sebagai biomarker adanya stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar malondialdehid plasma darah antara penderita katarak senilis imatur dan matur pada pasien Klinik Mata Rumah Sakit Margono Soekarjo. Penelitian dilakukan di Klinik Mata Rumah Sakit Margono Soekarjo, Purwokerto pada bulan April – Mei 2015. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 20 responden, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok katarak senilis imatur dan matur dengan masing – masing jumlah sampel 10 responden. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji t tidak berpasangan dengan tingkat kemaknaan p=0,05. Rerata kadar MDA plasma darah katarak senilis imatur sebesar 0,401±0,13 µmol/L dan katarak senilis matur 0,468±0,12 µmol/L. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna kadar malondialdehid plasma darah antara katarak senilis imatur dan matur (p>0,05) dengan nilai p = 0,251. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar malondialdehid plasma darah antara penderita katarak senilis imatur dan matur pada pasien Klinik Mata Rumah Sakit Margono Soekarjo.
Abtrak (Bhs. Inggris)Senile cataract is the leading cause of blindness and one of the factor in pathogenesis of senile cataract is oxidative stress. Oxidative stress through lipid peroxidation can occur in the first phase of pathogenesis of senile cataract. Malondialdehyde is the secondary product of lipid peroxidation that used as a biomarker of oxidative stress. The aim of this study was to determine the difference of plasma malondialdehyde level between immature and mature senile cataract pastient in Ophtalmology Department of Margono Soekarjo Hospital. This study conducted in Ophtalmology Department of Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto, starting in April until May 2015. This was a case control study with 20 subjects, 10 subjects in each group of immature and mature senile cataract. Bivariable analysis was done by using Independent t Test with significance rate p=0,05. The mean level of plasma malondialdehyde were 0,401±0,13 µmol/L in immature senile cataract and 0,468±0,12 µmol/L in mature senile cataract. Bivariable analysis showed that the difference of plama malondialdehyde between immature senile cataract and mature senile cataract (p>0,05) with p = 0,251 is statistically insignificant. The conclusion was there is no difference of plasma malondialdehyde of immature senile cataract and mature senile cataract patient in Ophtalmology Department of Margono Soekarjo Hospital.
Kata kuncikatarak senilis, kadar malondialdehid, peroksidasi lipid, stres oksidatif
Pembimbing 1dr. Wahid Heru Widodo, Sp.M
Pembimbing 2dr. Susiana Candrawati, Sp.KO
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman88
Tgl. Entri2015-05-22 16:34:35.928182
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.