Artikel Ilmiah : C1A010015 a.n. ABDUL GHOFUR MAULANA

Kembali Update Delete

NIMC1A010015
NamamhsABDUL GHOFUR MAULANA
Judul ArtikelANALISIS INDUSTRI ALAT MUSIK REBANA
(Studi Kasus Industri Kerajinan Rebana Desa Kaliwadas
Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Analisis Industri Alat Musik Rebana (StudiKasusIndustri Kerajinan Rebana Desa kaliwadas KecamatanBumiayuKabupatenBrebes)”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal kerja, jumlah tenaga kerja serta pengalaman tenaga kerja terhadap nilai produksi rebana dan untuk mengetahui skala produksi usaha dari industri kerajinan alat musik rebana di Desa Kaliwadas Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.
Hasil analisis menunjukan bahwa faktor produksi yang meliputi modal kerja, jumlah tenaga kerja dan pengalaman tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap nilai produksi rebana. Sedangkan secara parsial modal kerja dan jumlah tenaga kerja berpengaruh terhadap nilai produksi, sedangkan pengalaman tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap nilai produksi. Dari penjumlahan ketiga koefisien variabel modal kerja, jumlah tenaga kerja dan pengalaman tenaga kerja didapat hasil 1,331 artinya skala produksi industri kerajinan rebana di Desa Kaliwadas Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes menunjukan skala pengembalian hasil yang bersifat increasing return to scale atau skala produksi menaik. Hal ini berarti bahwa setiap penambahan semua faktor produksi dalam proporsi yang sama akan menghasilkan penambahan nilai produksi dalam proporsi yang lebih besar.
Implikasidaripenelitianiniadalahdengan melihat modal kerja dan tenaga kerja berpengaruh terhadap nilai produksi rebana, maka dari sisi modal kerja sebaiknya pengusaha menambah modal usaha agar dapat menambah nilai produksi. Sedangkan untuk faktor tenaga kerja sebaiknya bagi para pengusaha untuk meningkatkan pengawasannya terhadap proses produksi guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produk rebana yang dihasilkan. Untuk pengalaman tenaga kerja sebaiknya pengusaha pengrajin rebana dapat melakukan pemilihan dan pengawasan secara intensif tenaga kerja yang akan digunakan atau yang sedang digunakan dengan cara melihat kualitas kinerja dari masing-masing individu tenaga kerja tersebut. Pengusaha kerajinan pengusaha kerajinan rebana diharapkan mampu memperhitungkan kombinasi input yang digunakan sehingga berdampak pada perubahan kenaikan output yang menguntungkan. Dengan cara pengusaha melakukan pengawasan penggunaan input yang digunakan dalam proses produksi. Selain itu pengawasan juga dapat berdampak meningkatnya kualitas dari hasil suatu produk.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entited “The Analysis of Tambourine Music Instrument Industry (A
Case Study of Tambourine Industry at Village Kaliwadas Subdistrict Bumiayu Regency
Brebes)”. The purpose of this research are to know the working capital, to know number of
labour and the labour’s experiences toward tambourine, and to know the return to scale of
tambourine music instrument industry at village Kaliwadas subdistrict Bumiayu Regency
Brebes.
The result of this research indicates that the factors of production which cover working
capital, the number of labour and the men power’s experiences are influential toward the
production of tambourine. Where as in parsial working capital and the number of labour
are influential toward the value of production, whereas the labour’s experiences are not
influential toward the value of production. Based on the sum of all coefisient of working
capital variable, the number of labour and the labour’s experiences are resulted 1,331. It
means the scale production of tambourine industry at village Kaliwadas subdistrict Bumiayu
Regency Brebes indicates the scale of result restitution which has characteristic “increasing
return to scale”. It means that each increment of all production factors in the same
proporsition would value the increcement of production value in bigger proporsition.
The implication from this research is by seeing the working capital and labour are
influential toward the value of tambourine production. So, it would be better if the
entrepreneur increases working capital in order get more production. Whearease the factors
of labour would be better if the labour to increase quality and quantity of tambourine
production. For the labour’s experiences it would better if the tambourine entrepreneur do
selection and monitoring intensively to the labour who will be used or be using by seeing
the quality of each labour performance. The tambourine enterpreneur is expected can
calculate the combination of input which used, so that have impact to alteration of output
which advantageable. By using entrepreneur methode, the entrepreneur do mentoring to the
input usage which used in production process. Be sides that, monitoring can have impact to
increase the quality from the value of a certain product.
Kata kunciWorking Capital, The Number of Labour, Labour’s Experiences, production Value.
Pembimbing 1Drs. Goro Binardjo, M. Si
Pembimbing 2Drs. Dedi Supriadi, MS
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman109
Tgl. Entri2015-05-21 21:50:52.71474
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.