| NIM | D1E011234 |
| Namamhs | FX GANESHA ALFA DILAGA |
| Judul Artikel | PENGARUH LAMA PEMBALURAN PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) TERHADAP JUMLAH TOTAL BAKTERI, WARNA DAN BAU DAGING KAMBING |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pembaluran daging kambing bagian Bicep femoris menggunakan perasaan jeruk nipis dengan level yang tepat terhadap jumlah total bakteri, warna dan bau. Materi penelitian yang digunakan yaitu 3,5 kilogram daging kambing Jawarandu bagian Bicep femoris dan 20 buah jeruk nipis. Metode penelitian secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk jumlah total bakteri dengan 4 perlakuan dan ulangan sebanyak 5 kali serta Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk warna dan bau dengan 4 perlakuan dan ulangan sebanyak 25 kali. Perlakuan yang diberikan adalah B0 yaitu daging kambing Bicep femoris tanpa pembaluran perasan jeruk nipis, B1 yaitu daging kambing bagian Bicep femoris yang dibalur dengan perasan jeruk nipis konsentrasi 10% selama 30 menit, B2 yaitu daging kambing bagian Bicep femoris yang dibalur dengan perasan jeruk nipis konsentrasi 10% selama 60 menit dan B3 yaitu daging kambing bagian Bicep femoris yang dibalur dengan perasan jeruk nipis konsentrasi 10% selama 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pembaluran daging kambing bagian Bicep femoris dengan perasan jeruk nipis konsentrasii 10% berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap jumlah total bakteri, warna dan bau. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama pembaluran pada daging kambing bagian Bicep femoris menggunakan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) konsentrasi 10% dengan waktu 30 menit sudah dapat menurunkan jumlah total bakteri dan menghilangkan bau khas (prengus) daging kambing, namun menyebabkan warna daging menjadi gelap. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purpose of this study to determine the effect of long battering goat meat Bicep femoris piece using lime juice with an appropriate level to the total number of bacteria, color and smell. The research material used, 3,5 kilograms of Jawarandu goat meat Bicep femoris part and 20 lime. The research method experimentally using a completely randomized design (CRD) for total number of bacteria with 4 treatments and replicates much as 5 times and randomized block design for color and smell with 4 treatments and replicates much as 25 times. B0 treatment given is that of goat meat bicep femoris without battering lime juice, B1 is goat meat Bicep femoris part batter with lime juice concentration of 10% for 30 minutes, B2 is goat meat Bicep femoris part batter with lime juice concentration 10% for 60 minutes and B3 is goat meat Bicep femoris part batter with lime juice concentration of 10% for 90 minutes. The results showed that long battering goat meat Bicep femoris part use lime juice with a concentration of 10% was highly significant (P <0.01) of the total number of bacteria, color and smell. The conclusion of this study is long battering goat meat Bicep femoris part using lime juice (Citrus aurantifolia) concentration of 10% with 30 minutes already can reduce the total number of bacteria and eliminate smell typical (prengus) goat meat, but cause color of meat becomes dark. |
| Kata kunci | jeruk nipis, jumlah total bakteri, warna, bau, daging kambing. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Agustinus Hantoro Djoko Rahardjo, MP |
| Pembimbing 2 | Ir. Kusuma Widayaka, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2015-05-15 15:05:58.988259 |
|---|