Artikel Ilmiah : H1D010017 a.n. BERTO

Kembali Update Delete

NIMH1D010017
NamamhsBERTO
Judul ArtikelKEKUATAN DINDING PANEL BETON TULANGAN BAMBU DENGAN VARIASI JARAK ANTAR TULANGAN DAN BAHAN TAMBAH ABU SEKAM 10%
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peningkatan kebutuhan akan rumah dan bangunan gedung berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan akan bahan bangunan. Hal ini memungkinkan dilakukannya pengembangan bahan bangunan alternatif sebagai pengganti bahan bangunan konvensional yang sudah semakin terbatas. Salah satu bahan bangunan alternatif yang sedang dikembangkan adalah dinding panel beton menggunakan tulangan bambu dengan memanfaatkan limbah abu sekam padi Abu sekam padi sebagai bahan campuran memiliki banyak kelebihan dibandingan dengan material lain yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan dinding panel. Selain itu pemanfaatan abu sekam padi untuk pembuatan dinding panel juga dapat mengurangi jumlah limbah abu sekam padi yang ada. Pada kajian ini dilakukan pengujian dinding panel beton menggunakan variasi tulangan bambu. Parameter pengujian dinding panel beton yang dilakukan meliputi kekuatan lentur dari dinding panel beton tulangan bambu dan kekuatan lentur bahan pembanding konvensional berupa GFRC (Glass Fibre Reinforced Cement) dan Gypsum Board. Serta mengetahui pola retak dari dinding panel beton tulangan bambu. Penelitian ini dilakukan dengan membuat dinding panel beton berukuran 320 mm x 620 mm x 15 mm menggunakan variasi jarak tulangan bambu 5 cm ; 7,5 cm ; 10 cm dan 15 cm. Hasil pengujian yang didapat menunjukkan bahwa dinding panel tulangan bambu dengan bahan tambah abu sekam 10% tidak dapat melampaui kekuatan dinding panel konvensional GFRC (Glass Fibre Reinforced Cement) dan Gypsum Board yang memiliki kekuatan lentur sebesar 26,67 kg, dikaraenakan nilai rasio perbandingan masing-masing dinding panel hanya di bawah satu. Pengaruh besarnya kekuatan dinding panel di pengaruhi oleh jarak antar tulangan, dimana penggunaan jarak tulangan yang semakin jauh menghasilkan nilai kuat lentur yang rendah ini membuktikan bahwa pengaruh tulangan bambu bekerja terhadap beban lentur. Pola keretakan yang terjadi dikategorikan sebagai retak lentur karena retak tipikal terjadi hamper tegak lurus pada sumbu struktur dan terjadi pada daerah momen lentur yang besar.
Abtrak (Bhs. Inggris)The increase about needs of property is directly proportional to material construction needs. It provide a probability of developing alternative material construction as a conventional material replacement. One of the alternative materials which is developed are concrete panel with bamboo reinforcement and making the best use of rice husk ash. Rice husk ash as an admixture material has a lot of overplus than the common materials. Beside that, by using rice husk ash to make a wall panel could reduce a compost heap. In this research, bamboo reinforced concrete wall panel would be tested in several variant space of reinforement. The testing parameter is comparison between flexural strength of bamboo reinforced concrete wall panel and flexural strength of conventional panel like GFRC (Glass Fibre Reinforce Cement) dan Gypsum Board. It also shows the failure pattern of bamboo reinforced concrete wall panel. This research was working by making some concrete wall panels 320mm x 620mm x 15mm with different space of bamboo reinforcement; 5cm, 7,5cm, 10cm and 15cm (DBS10 ; DBS7,5 ; DBS10 and DBS15). The result is bamboo reinforced concrete wall panel with 10% rice husk ash can not pass over the strength of conventional panel with GFRC (Glass Fibre Reinforce Cement) and Gypsum Board which has 26,67 kgs in flexural strength, due to ratio value of each panel less than one. The strength of wall panel is influenced by space of each bamboo. The more farther the space is, the lower value of flexural strength would be got. It proved that bamboo reinforcement effected to bending loads. The failure pattern is categorized as a bending crack for a typical crack took place at the huge bending moment which had almost upright failure pattern.
Kata kunciTulangan bambu, Dinding Panel Beton, Dinding Panel Konvensional, Kekuatan Lentur, Pola keruntuhan
Pembimbing 1Nanang Gunawan, S.T.,M.T.
Pembimbing 2Yanuar Haryanto, ST., M.Eng.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2015-05-15 03:31:39.529735
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.