Artikel Ilmiah : H1H010006 a.n. DEWI AZRINA AGUSTINA

Kembali Update Delete

NIMH1H010006
NamamhsDEWI AZRINA AGUSTINA
Judul ArtikelPENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza roxb) PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN, EFISIENSI PAKAN DAN SINTASAN NILA MERAH (Oreochromis sp)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan tepung temulawak (C. xanthorriza roxb) dengan dosis berbeda pada pakan komersial terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan sintasan ikan Nila Merah (Oreochromis sp). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diteliti adalah pakan komersial tanpa penambahan tepung temulawak (P0), pakan komersial dengan penambahan tepung temulawak 1% (P1), pakan komersial dengan penambahan tepung temulawak 2% (P2), pakan komersial dengan penambahan tepung temulawak 3% (P3), dan pakan komersial dengan penambahan tepung temulawak 4% (P4). Variabel yang diamati yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan dan sintasan. Variabel pendukung yang diamati adalah kualitas air (suhu, oksigen terlarut, dan pH). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan nila merah yang diberi penambahan tepung temulawak dengan dosis berbeda pada pakan komersial menghasilkan pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan dan sintasan yang relatif sama. Nilai rata-rata pertumbuhan mutlak berkisar 1,45±0,65-2,91±1,01(g), laju pertumbuhan harian 0,05±0,02-0,10±0,03(g/hari), laju pertumbuhan spesifik 1,48±0,47-2,48±0,70(%/hari), efisiensi pakan 8,00±2,66-14,88±7,94(%), dan sintasan 30±16,33-57,5±19,15(%).


Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this study was to determine the effects of different dose curcuma flour (C. xanthorriza
roxb) added in commercial feeds on growth, feed efficiency, and survival rate of tilapia (Oreochromis
niloticus). This study was carried out experimentally based on completely randomized design with 5
treatments and 4 replications. The treatments used were commercial feed without curcuma flour (P0),
commercial feed with 1% (P1), 2% (P2), 3% (P3), and 4% (P4) curcuma flour. The observed variables
were absolute growth, daily growth rate, specific growth rate, feed efficiency, and survival rate. Advocates
variables which observed are water quality (temperature, dissolved oxygen, and pH). The results showed
fish feed with commercial feed added with curcuma flour relatively had the same absolute growth, daily
growth rate, specific growth rate, feed efficiency, and survival rate with fish feed with commercial feed
only. The average value of absolute growth was 1,45±0,65-2,91±1,01(g), daily growth rate was
0,05±0,02-0,10±0,03(g/day), specific growth rate was 1,48±0,47-2,48±0,70(%/day), feed efficiency was
8,00±2,66-14,88±7,94(%), and survival rate was 30±16,33-57,5±19,15(%).
Kata kunciNila, temulawak, pertumbuhan, efisiensi pakan, sintasan.
Pembimbing 1Anandita Ekasanti, S.Pt., M.Si
Pembimbing 2Dr. Ir. P. Hary Tjahja S., MS
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman57
Tgl. Entri2015-05-14 19:37:43.064971
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.