Artikel Ilmiah : E1A010162 a.n. ANISTIYANI RAKHMAH WULANDARI
| NIM | E1A010162 |
|---|---|
| Namamhs | ANISTIYANI RAKHMAH WULANDARI |
| Judul Artikel | TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK DI BAWAH UMUR (PEDOFILIA) (Tinjauan Yuridis Terhadap Perbarengan Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur Dalam Putusan Pengadilan Negeri Cilacap No. 66/Pidsus/2013/PN.Clp.) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan unsur-unsur Pasal 82 UU No. 23 Tahun 2002 jo Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Cilacap dalam menjatuhkan pidana pada perkara No. 66/Pidsus/2013/PN.Clp. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disisimpulkan bahwa perbuatan Terdakwa UDIN CAHYADIN Als. UJANG bin SANROJI yang melakukan tindak pidana ”perbarengan pencabulan anak di bawah umur”, telah memenuhi unsur-unsur Pasal 82 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP , yaitu: unsur ”barangsiapa”, yaitu UDIN CAHYADIN Als. UJANG bin SANROJI, unsur ”Dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul”, yaitu terbukti dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak di bawah umur dengan cara membujuknya atau mengiming-imingi dengan mempergunakan hadiah atau perjanjian akan memberi uang sebelum dioral (dikulum) kemaluannya dan Unsur ”Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan”, yaitu terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap 7 (tujuh) orang anak di bawah umur. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap Terdakwa UDIN CAHYADIN Als. UJANG bin SANROJI atas tindak pidana ”perbarengan pencabulan anak di bawah umur” dalam Putusan Pengadilan Negeri Cilacap No. 66/Pidsus/2013/PN.Clp. adalah pertimbangan yuridis dan pertimbangan non yuridis. Pertimbangan non yuridis meliputi bukti formal dan keyakinan hakim. Bukti formal meliputi: terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana ”perbarengan pencabulan anak di bawah umur”, terdakwa mampu bertanggung jawab, tidak ada alasan pemaaf dan pembenar serta dasar mengadili dan memutus perkara. Sedangkan pertimbangan non yuridis, meliputi terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan terdakwa mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya. Surat Dakwaan Jaksa kurang cermat karena tidak mempertimbangkan adanya unsur perbuatan berlanjut sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 64 ayat (1) KUHP. Ketidakcermatan Surat Dakwaan tersebut dapat beresiko pada Surat Dakwaan yang batal demi hukum sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 143 ayat (3) KUHAP. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The aim of this research was to determine the application of the elements of Article 82 of Law No. 23, 2002, in conjunction with Article 65 paragraph (1) of the Criminal Justice Act and legal considerations in the Cilacap District Court dropped the criminal case No. 66 / Pidsus / 2013 / PN.Clp. Based on the results of research and discussion that the actions of the defendant Udin disisimpulkan CAHYADIN Als. UJANG bin Sanroji who committed the crime "perbarengan sexual abuse of minors", has met the elements of Article 82 of Law No. 23 of 2002 on Protection of Children Jo Article 65 paragraph (1) of the Criminal Code, namely: the element of "whoever", ie Udin CAHYADIN Als. UJANG bin Sanroji, the element of "Deliberately to violence or threats of violence, deceit, lies a series or persuade a child to do or let do obscene acts", which is proven by deliberate deceit, falsehood or persuade a series of minors in a way persuade or lure to use the prize or the agreement will give the money before dioral (dikulum) cock and Elements "In terms perbarengan several actions that should be viewed as a stand-alone actions that constitute some of the crime", which is proven to have committed a criminal act of abuse against 7 ( seven) minors. Basic legal considerations judges in imposing criminal sanctions against Defendant Udin CAHYADIN Als. UJANG bin Sanroji on the crime of "perbarengan sexual abuse of minors" in Cilacap District Court Decision No. 66 / Pidsus / 2013 / PN.Clp. is consideration of juridical and non juridical considerations. Non juridical considerations include formal evidence and the judge's conviction. Formal evidence include: the fulfillment of the elements of the crime of "perbarengan sexual abuse of minors", the defendant is able to charge, there is no reason for forgiving and justification as well as basic hearing and deciding the case. While non-judicial considerations, including the accused be polite during the trial and the defendant admitted his guilt and regretted his actions. Attorney Indictment less accurate because it does not consider the element of action continues as defined in Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code. Indictment inaccuracy can be at risk in the Indictment are null and void as defined in Article 143 paragraph (3) Criminal Procedure Code. |
| Kata kunci | tindak pidana, pencabulan, perbarengan, perbuatan berlanjut |
| Pembimbing 1 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H |
| Pembimbing 2 | Haryanto Dwiatmodjo, S.H., M.Hum |
| Pembimbing 3 | Sunaryo, S.H., M.Hum |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2015-05-13 15:53:54.23421 |