Artikel Ilmiah : A1L011142 a.n. HANIM RAHAYUANI RATNANINGSIH
| NIM | A1L011142 |
|---|---|
| Namamhs | HANIM RAHAYUANI RATNANINGSIH |
| Judul Artikel | Evaluasi Kemampuan Lahan Kering untuk Mendukung Sistem Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kondisi fisik desa-desa di Kecamatan Paguyangan terus berkembang. Hal ini terbukti dengan berlanjutnya konversi lahan pertanian ke non-pertanian dan menyebabkan luas lahan pertanian berangsur-angsur menurun. Meningkatnya kebutuhan lahan yang sesuai untuk bercocok tanam dan berkurangnya lahan yang tersedia, mendorong petani untuk melakukan usaha tani tanpa memperhatikan kemampuan lahannya. Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuannya dikhawatirkan akan merusak produktivitas lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelas kemampuan lahan untuk pertanian berkelanjutan dan sebarannya di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari 2015 sampai April 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah survei tanah tingkat tinjau mendalam berdasarkan Satuan Lahan Homogen (SLH) dengan skala 1:50.000. SLH ditentukan atas dasar tumpang susun (overlay) antara peta jenis tanah, dan peta kelerengan dengan skala yang sama. Peta Satuan Lahan Homogen digunakan dalam penentuan titik sampel dan pengamatan di tempat kajian. Variabel pengamatan yang diamati meliputi tekstur tanah (t), kelerengan (l), kedalaman efektif (k), drainase (d), batuan permukaan (b), erosi (e), dan ancaman banjir/genangan (O). Hasil penelitian menunjukan penyebaran kelas kemampuan lahan yang terdapat di Kecamatan Paguyangan adalah Kelas II, III, IV dan Kelas VI secara berurutan memiliki luasan 2300.458 ha (32.24%), 4560.169 ha (63.92%), 133.071 ha (1.87%) dan 140.113 ha (1.96%). Lahan yang sesuai untuk arahan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Paguyangan adalah kelas II dengan penggunaan lahan rumput dan tegalan seluas 477.455 ha (6.69%), dan 1823.003 ha (25.55%). Kelas III dengan penggunaan berupa kebun dan semak dengan luas 4015.627 ha (56.29%) serta 539.253 ha (7.56%). Kelas IV dengan penggunaan lahan berupa Rumput 133.071 ha (1.87%). Penggunaan lahan yang tidak sesuai untuk pertanian berkelanjutan di Kecamatan Paguyangan dengan penggunaan lahan tegalan pada kelas III dan VI seluas 5.289 ha (0.07%), dan 140.113 ha (1.96 %). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Physical condition of the villages in the Paguyangan District Brebes Regency was developing. It proved by the land conversion from agricultural to non-agricultural and causing the area of the agricultural land gradually declined. The increasing requirement of arable land and the declining of available land were encouraging farmers to farm regardless the land capability. It is feared that utilization of a land which is beyond land capability could damage the land productivity. The purpose of this research was to determine the classes and distribution of land capability in Paguyangan District Brebes Regency. This research conducted in Paguyangan District Brebes Regency, Soil Science Laboratory of Agriculture Faculty of Jenderal Soedirman University and Yogyakarta agricultural technology assessment centers from January 2015 until April 2015. The method used in this research was in-depth soil survey based on Homogeneous Land Unit (SLH) with 1 : 50.000 map scale ratio. SLH determined on the basis of overlaid soil map and slope map with similar map scale. The homogenous land unit map used to determine sample points and the observation of study area. Observed variables in this research were soil texture (t), slope (l), effective depth (k), drainage (d), stone (b), erosion (e) and inundation (O). This research revealed the distribution of land capability classes in Paguyangan District Brebes County were II, III, IV dan VI sequentially had area 2300.458 ha (32.24%), 4560.169 ha (63.92%), 133.071 ha (1.87%) dan 140.113 ha (1.96%). Land which classified as class II suited for sustainable agriculture were grass covered field and utilized as a plantation had a size of field 477.455 ha (6,69 %) and 1823,003 ha (25,55 %). Class III utilized as mix garden and bush or shrub covered field had a size of field 4015.627 ha (56,29 %) also 539,253 ha (7,56 %). Class IV was a grass covered land field had a size of field 133,071 ha (1,87 %). Lands which did not suit for sustainable agriculture in Paguyangan District Brebes Regency was a plantation classified as Class III and VI had a size of field 5.289 ha (0,07 %) and 140, 113 ha (1,96 %). |
| Kata kunci | Kemiringan Lereng, Pertanian Berkelanjutan, Satuan Lahan Homogen, Evaluasi Kemampuan Lahan |
| Pembimbing 1 | Ir. Begananda, M.S |
| Pembimbing 2 | Drs. Suwardi, M.Si |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 61 |
| Tgl. Entri | 2015-05-12 00:15:30.207403 |