Artikel Ilmiah : H1F010009 a.n. RIYADI WIBOWO
| NIM | H1F010009 |
|---|---|
| Namamhs | RIYADI WIBOWO |
| Judul Artikel | PEMETAAN BAWAH PERMUKAAN DAN IDENTIFIKASI PERANGKAP HIDROKARBON PADA ZAMAN PALEOGEN - NEOGEN BERDASARKAN DATA SEISMIK DAN DATA GEOMAGNETIK PERAIRAN ARU UTARA PAPUA BARAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perairan Aru Utara merupakan bagian dari laut lepas baratlaut Arafura terletak antara selatan Kaimana Papua Barat dan bagian utara dari Kepulauan Aru. Lokasi ini pertama kali dilakukan pengeboran dilakukan oleh Dutch pada tahun 1956. Semua sumur bor tidak menunjukan keberadaan hidrokarbon yang signifikan. Target utama dari penelitian ini pada zaman Paleogen – Neogen. Secara stratigrafi Formasi karbonat Yanwee pada Miosen Atas setara dengan Formasi Kais. Formasi Kais merupakan produsen utama dari Cekungan Salawati dan Bintuni. Formasi Buru merupakan formasi termuda yang berisi batulempung yang cukup tebal dan sangat berpotensial sebagai batuan tudung. Studi ini fokus pada perkembangan struktur untuk identifikasi awal penetuan perangkap hidrokarbon pada frontier area exploration di Perairan Aru Utara Metode yang digunakan merupakan metode geofisika melalui pendekatan profil seismik (fasies seismik), Bathymetric echosounder dan kemagnetan bumi. Data diperoleh dengan melakukan survei menggunakan Kapal Riset Geomarin III Puslitbang Geologi Kelautan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral. Melakukan pemetaan bawah permukaan untuk mengidentifikasi perangkap hidrokarbon Hasil dari anomali kemagnetan bumi menunjukan bahwa nilai suseptibilitas tinggi berada pada daerah perbatasan antara paparan dengan palung Aru dan pada bagian timur daerah penelitian. Peta bawah permukaan Paleogen – Neogen menunjukan beberapa daerah tutupan yang berpotensi dibagian batas paparan dengan palung Aru serta bagian barat, dilain sisi pada bagian tenggara terdapat kenampakan onlapping sedimentasi tipe struktural yang berkembang sebagai perangkap secara dominan berupa graben – half graben dan horst. Onlaping sedimentasi yang mebaji juga dapat berpotensi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Northern Aru Sea is apart of Northwest Arafura offshore as a study area is located between Kaimana in the southern of West Papua and northern of Aru Island. This location was firstly drilled by dutch in 1956. All of this well were no significant hydrocarbon. The main target of this study in Paleogen – Neogen Period. The Upper Miocene i.e Yanwee carbonate show up stratigraphically equivalent to Kais Formation. Kais Fm as the main producer of Salawati and Bintuni Basin. The youngest Buru Fm consists of very thick claystone as a good potentially seal layer. This study concern to structural geology framework for early identification of hydrocarbon trap in the frontier area exploration in the Northen Aru Sea. Seismic profiles, Bathymetric Echosounder and marine magnetic lines as geophysical methods using RV. Geomarin III owned by Marine Geological Institute, Ministry of EMR, detect subsurface structure to identify hydrocarbon trap. The result of magnetic anomaly shown higher susceptibility along the the margin of Aru trough and eastern area. Depth structural map of Top Paleogene and Top Neogene horizons show some closures along the edge of Aru through and eastern area whereas in the southeastern part area shows onlapping wedge sedimentation. Structural type which dominant developed is normal faults forming graben – half graben, and horst. Onlapping layers are also potential traps. |
| Kata kunci | Perairan Aru Utara, Seismik, Batimetri, Geomagnetik,, Perangkap Hidrokarbon, Paleogen – Neogen |
| Pembimbing 1 | Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Priatin Hadi Wijaya, S.T., M.T |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2015-05-08 23:35:13.297183 |