Artikel Ilmiah : A1L010199 a.n. MUHAMAD FADKUR

Kembali Update Delete

NIMA1L010199
NamamhsMUHAMAD FADKUR
Judul ArtikelTUMPANGSARI PADI GOGO-RUMPUT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTER PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui pengaruh tumpangsari padi gogo-rumput (gajah maupun sereh), terhadap karakter pertumbuhan dan hasil padi, 2) Mengetahui pengaruh tumpangsari dan monokultur terhadap tiga varietas padi gogo. Penelitian telah dilaksanakan selama 6 bulan, mulai Maret sampai Agustus 2014, di lahan kering Desa Cendana, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Tinggi tempat penelitian 360 m dpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok. Faktor yang dicoba ada dua, faktor pertama pola tanam (petak utama) yang terdiri atas: monokultur (R0=Tanpa rumput), tumpangsari (R1=Rumput Gajah dan R2=Sereh). Faktor kedua yaitu varietas padi gogo (anak petak) yang terdiri atas: V1=Varietas Gilirang, V2=Varietas Situ Patenggang dan V3=Varietas Jatiluhur. Berdasarkan dari masing-masing faktor yang dicoba terdapat 9 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang tiga kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F (p=0,05) apabila terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) (p=0,05). Tumpangsari padi gogo-rumput (gajah atau sereh), menunjukkan hasil penelitian bahwa tinggi tanaman, luas daun dan jumlah daun tertinggi pada varietas Jatiluhur dalam sistem monokultur. Jumlah anakan tertinggi pada varietas Situ Patenggang dalam sistem monokultur. Bobot kering tajuk dan bobot kering akar terberat pada varietas Gilirang dalam sistem monokultur. Sistem tanam tumpangsari padi-rumput tidak menyebabkan penurunan hasil gabah per hektar.
Kata kunci: padi gogo, rumput dan tumpangsari
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
This research aims to 1) Intercropping upland rice - grass and lemongrass , influence of effect to character growth and yield of rice , 2) Knowing the effect of tumpangsari and monoculture into three varieties of upland rice. This research has been conducted for 6 months from March to August, 2014 in dry land of Cendana village Kutasari sub-district Purbalingga district. The experimental design used was Split Plot Design with the basic design of Randomized Block Design. There were two factors tested. The first factor is the type of grass (main plot) which consists of: monoculture (R0=without grass), Intercropping (R1=Napier grassand R2=lemon grass). The second factor is upland rice variety (subplot) which consists of: V1=Gilirang variety, V2=Situ Patenggang variety and V3 =Jatiluhur variety. Based on the type of each factor tested, there were 9 treatment combinations that were repeated three times each, so it was obtained 27 experiment units. Obtained data were analyzed with using F test (p = 0.05), if there was significant difference, then it was followed with DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) (p= 0.05). Intercropping of upland rice-grass showed the result of the research that the hight of plants, leaf width and highest leaf total Jatiluhur varieties in monoculture system. Dry weight of crown and heaviest dry weight of root on Gilirang varieties in monoculture system. Plant model of intercropping upland rice-grass didn’t caused the reduction total of paddy per hectare.
Keywords: upland rice, grass and intercropping
Kata kunciKata kunci: padi gogo, rumput dan tumpangsari
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Suwarto, MS.
Pembimbing 2Ahadiyat Yugi R, S.P. M. Si. D. Tech. Sc.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-05-08 18:14:59.934778
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.