Artikel Ilmiah : E1A009014 a.n. ATIKA MAHARANI MORO
| NIM | E1A009014 |
|---|---|
| Namamhs | ATIKA MAHARANI MORO |
| Judul Artikel | PERLINDUNGAN HAK ASASI BURUH MIGRAN YANG BEKERJA DI LUAR NEGERI (ANALISIS IMPLEMENTASI MOU ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA TAHUN 2006) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Hak asasi manusia bagi buruh migran yang ditempatkan di negara tujuan Malaysia mendapatkan perlindungan hukum dengan adanya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Di Luar Negeri. Di Indonesia dengan berbagai macam bentuk permasalahan yang ada, warga negaranya terpaksa mencari pekerjaan sampai ke luar negeri dan meninggalkan keluarganya karena sudah tidak ada lagi pekerjaan yang dapat dilakukan di dalam negeri. Banyak dari mereka memilih bekerja ke Malaysia karena adanya kesamaan bahasa dan budaya. Penelitian ini akan menguraikan tentang tinjauan hak asasi manusia bagi buruh migran yang ditempatkan di luar negeri, khususnya di Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis normatif dengan pendekatan yang digunakan yaitu Pendekatan Perundang-Undangan. Hasil yang diperoleh bahwa Pemerintah telah memberikan perlindungan dalam MoU antara Indonesia dan Malaysia Tahun 2006, namun dalam implementasinya masih banyak Buruh Migran yang tidak terlindungi hak-hak asasinya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Migrant worker rights for those working abroad at Malaysia will obtain legal protection from the existence of Law Number 39 Year 1999 concerning Human Rights and law number 39 Year 2004 on Placement and Protection of Indonesian Workers Abroad. Due to the numerous and various problems exiting in Indonesia, most citizen feel the need to leave their families behind and seek the jobs overseas. This is due to the difficulty associated with finding work within the country. Many choose to work abroad at Malaysia due to the similarity in language and culture. This research will outline the review of human rights for migrant workers located abroad, particulary Malaysia. The research was conducted by juridical normative method of the laws. The result conclude that, even though the Government has provided protection through the MoU between Indonesia and Malaysia Year 2006, its still has proven to be ineffective in its implementation of protecting Indonesian migrant workers located in Malaysia. Keywords: Human Rights, Migran Worker Protection, Indonesia and Malaysia Relation |
| Kata kunci | Hak Asasi Manusia, Pelindungan Buruh Migran, Hubungan Indonesia-Malaysia. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. H. M. Fauzan, S.H., M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | H. A. Komari, S.H., M.Hum |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2015-05-08 05:58:29.657725 |