| NIM | G1A011032 |
| Namamhs | STEFANUS ANDITYO |
| Judul Artikel | HUBUNGAN ANTARA KADAR KADMIUM DARAH DENGAN KADAR INSULINE-LIKE GROWTH FACTOR-1 (IGF-1) PADA KARYAWAN ADMINISTRASI FK UNSOED DAN PEKERJA BENGKEL LAS KOTA PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kadmium (Cd) merupakan senyawa logam berat yang dapat ditemukan di lingkungan kerja. Senyawa kadmium dapat masuk dan mengalami bioakumulasi dalam jaringan tubuh yang berpotensi menjadi racun dalam tubuh. Toksisitas logam berat kadmium secara klinis dapat mempengaruhi kondisi kesehatan dan menimbulkan keluhan, penyakit, dan bersifat karsinogenik atau memicu kanker. Insuline-like Growth Factor-1 (IGF-1) diketahui sebagai salah satu protoonkogen yang berperan dalam proses karsinogenesis yang diinduksi kadmium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar kadmium darah dengan kadar IGF-1. Desain penelitian ini adalah desain analitik observasional dengan pendekatan comparative cross sectional. Jumlah responden yang turut dalam penelitian ini sebanyak 87 orang yang didapatkan dengan metode consecutive sampling. Darah sebanyak 10 cc diambil dari vena responden dan diteliti kadar kadmium serum dengan menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dan kadar IGF-1 dengan menggunakan metode ELISA. Hasil menunjukkan bahwa kadar kadmium dalam darah yang berkisar antara 1,18-11,30 µg/L pada kedua kelompok responden memiliki perbedaan bermakna (p < 0,05). Kadar IGF-1 yang berkisar antara 0,03-138,34 ng/ml pada kedua kelompok responden tidak memiliki perbedaan bermakna (p > 0,05) Kadar kadmium darah memiliki korelasi dengan kadar IGF-1 (r = 0,227 ; p = 0,037). Pada penelitian ini didapatkan korelasi antara kadar kadmium darah dengan kadar IGF-1 pada karyawan FK Unsoed dan pekerja bengkel las. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Cadmium is a heavy metal compound which can be found in the work environment. Cadmium compounds can be entered and run into bioaccumulation in tissues that could potentially be toxic in the body. Clinically, cadmium toxicity can affect health condition and give rise to grievance, sickness, and cancer. Insuline-like Growth Factor-1 (IGF-1) is known as one of the protooncogene that play a role in the process of cadmium-induced carcinogenesis. This study aimed to know the relationship between blood cadmium levels with the levels of IGF-1. The design of this research is observational analytic with comparative cross sectional approach. The number of respondents who participated in this study as many as 87 people that obtained by consecutive sampling method. As much as 10 cc of blood drawn from a vein of respondents and levels of cadmium were examined by using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The levels of IGF-1 were examined by using the ELISA method. The results showed that levels of cadmium in the blood ranged from 1,18 to 11,30 µg/L in both groups of respondents and had a significant difference (p < 0,05). The levels of IGF-1 which ranged from 0,03 to 138,34 ng / mL in both groups of respondents, did not have a significant difference (p > 0,05). Blood cadmium levels correlated with the levels of IGF-1 (r = 0,227 ; p = 0,037). There is a correlation between blood cadmium levels with levels of IGF-1 on FK Unsoed employees and welders. |
| Kata kunci | Kadmium darah, Insuline-like Growth Factor-1 (IGF-1) |
| Pembimbing 1 | dr. Nendyah Roestijawati, M.K.K. |
| Pembimbing 2 | Dr. Dra Hernayanti, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2015-05-07 16:19:58.485676 |
|---|