Artikel Ilmiah : E1A109049 a.n. ZAHID

Kembali Update Delete

NIME1A109049
NamamhsZAHID
Judul ArtikelPERANAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM PEMUNGUTAN RETRIBUSI TERMINAL DI KABUPATEN WONOSOBO
Abstrak (Bhs. Indonesia)PERANAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM PEMUNGUTAN RETRIBUSI TERMINAL DI KABUPATEN WONOSOBO

Suatu daerah dibentuk berdasarkan pertimbangan kamampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, jumlah penduduk dan pertimbangan lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah. Dinas Perhubungan Kabupaten Wonosobo selalu berupaya untuk meningkatakn pelaksanaan pengelolaan secara optimal dan diharapkan dapat memberikan kontribusi pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan pembangunan ekonomi.
Namun dalam pelaksanaan pemungutan retribusi tersebut belum terlaksana dengan baik hal tersebut tidak terlepas dari berbagai masalah yang merupakan penghambat dalam pelaksanaanya.
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimanakah peranan dinas perhubungan dalam retribusi terminal di kabupaten wonoso dan apa sajakah hambatan-hambatan yang dialami Dinas Perhubungan Kabupaten Wonosobo dalam melakukan pemungutan retribusi terminal.
Metode pendekatan yang digunakan menggunakan yuridis normative, spesifikasi penelitian secara legal research dengan metode analisis data menggunakan metode normative kualitatif.
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan penulis menganalisis bahwa saat ini pemungutan retribusi terminal di Kabupaten Wonosobo belum optimal dari data realisasi yang ada dari tahun 2009-2013 tidak pernah mencapai target, namun para petugas Dinas Perhubungan telah berusaha untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi penunjang utama optimalnya pemungutan retribusi terminal. Dinas Perhubungan Kabupaten Wonosobo melakukan berbagai tindak untuk meningkatakan pendapatan dari sector ini untuk mendorong pendapatan daerah yang bersumber pada Pendapatan Asli Daerah tindakan yang dilakukan antara lain dengan meningkatkan koordinasi dengan semua petugas pemungut untuk mempercepat pencapaian target dan meningkatan berbagai potensi-potensi terminal yang ada.
Namun dalam pelaksanaanya pemungutan retribusi terminal terdapat berbagai hambatan. Hambatan tersebut terbagi menjadi dua yaitu hambatan internal dan hambatan external.
Saran dalam penelitian ini bahwa perlu dikeluarkannya Perda tentang jasa angkutan dan dari beberapa terminal yang ada di Kabupaten Wonosobo terdapat beberapa terminal yang sudah tidak memiliki potensi oleh sebab itu untuk menghemat pengeluaran daerah dan untuk lebih memaksimalkan terminal yang ada maka lebih baik terminal tersebut ditutup.
Kata kunci : Retribusi, Terminal, PAD
Abtrak (Bhs. Inggris)ROLE OF THE DEPARTMENT OF TRANSPORTATION OF LEVY COLLECTION TERMINAL IN DISTRICT WONOSOBO

An area formed by ability economic considerations, the potential of the region, socio-cultural, socio-political, population, and other considerations that allow implementation regional autonomy. Wonosobo District Department of Transportation has always sought to increase implementation of optimal management and are expected to contribute revenue in order to improve the area's economic development.
However, in the implementation of the fee collection has not done well it can not be separated from the problems that are obstacles in its implementation.
Formulation of the problem in this research is: how is the role of the transportation department in the district wonoso terminal charges and what are the constraints experienced in the Wonosobo District Department of Transportation conduct of fee collection terminal.
The method used using normative juridical, legal research specification research with data analysis method using qualitative normative method.
In line with research conducted authors analyzed that the current levy charged terminal in Wonosobo not optimal realization of existing data from the years 2009-2013 never reach the target, but the Transportation Department officials have been trying to fix things that become the main supporting optimal voting terminal charges. Wonosobo District Department of Transportation perform various acts to increase the revenue of this sector to encourage local revenue that originates in the region income actions carried out among others by improving coordination with all the attendant collector to accelerate the achievement of targets and improve various potentials existing terminals.
However, in the implementation of fee collection terminals there are various obstacles. The barriers are divided into two internal barriers and external obstacles.
Suggestions in this study that the necessary issuance and regulation of transportation services from multiple existing terminal in Wonosobo regency there are some terminals that had not had the potential therefore to save the area and to further maximize existing terminal better then the terminal is closed.
Keywords: Retribution, Terminal, PAD
Kata kunciRetribution, Terminal, PAD
Pembimbing 1Sri Hartini, S.H.,M.H
Pembimbing 2Kadar Pamuji, S.H,M.H
Pembimbing 3Abdul Azis N, S.H.,M.M.,MH
Tahun2009
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2015-04-27 20:59:57.298481
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.