Artikel Ilmiah : A1L011113 a.n. SURYATI

Kembali Update Delete

NIMA1L011113
NamamhsSURYATI
Judul ArtikelEVALUASI KEMAMPUAN LAHAN PERTANIAN GUNA MENDUKUNG SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KECAMATAN BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kemampuan lahan, mengetahui faktor-faktor penghambat yang paling dominan dalam klasifikasi kemampuan lahan dan merencanakan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Bumijawa menggunakan metode survei dengan ketelitian peta dasar tingkat tinjau mendalam. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive random sampling yaitu setiap Satuan Lahan Homogen (SLH) mewakili satu titik sampel pada SLH seluas 100 hektar. Variabel yang diamati terdiri atas tekstur tanah (t), lereng permukaan (l), drainase (d), kedalaman efektif (k), erosi (e), permeabilitas (P), ancaman banjir (O) dan batuan permukaan (b). Kelas Kemampuan Lahan diperoleh melalui pembandingan antara data dan kriteria masing-masing variabel sesuai kelas kemampuan lahan. Perencanaan pertanian berkelanjutan dilakukan berdasarkan ketidaksesuaian penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Bumijawa terbagi menjadi tiga Kelas Kemampuan Lahan yaitu Kelas III seluas 3747,465 ha atau 42,32%, Kelas IV seluas 2094,624 ha atau 23,65% dan Kelas VI seluas 2996,028 ha atau 33,83%. Faktor penghambat paling dominan adalah lereng permukaan pada subkelas III-e dengan kelerengan 8-15%, subkelas IV-e, IV-es dan IV-ews dengan kelerengan 15-30% dan subkelas VI-e dengan kelerengan 30-45%. Terdapat ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kecamatan Bumijawa pada Kelas IV dan VI yaitu penggunaan tanah ladang, kebun dan sawah tadah hujan seluas 2629,586 ha atau 29,69%.
Abtrak (Bhs. Inggris)This resaerch aimed to determine the land capability classes, determine the factors inhibiting the most dominant in the land capability classification and planning of sustainable agriculture in Tegal, Bumijawa District. The research was conducted in the Tegal, Bumijawa District used a survey method with precision depth review the level of the base map. Sampling was done using purposive random sampling method that is the sampling done on Homogeneous Land Unit (SLH) that every one SLH represents one sample point on 100 hectares SLH. Observed and measured variables consisting of soil texture (t), surface slope (l), drainage (d), effective depth (k), erosion (e), permeability (P), the threat of flooding (O) and rock surface (b). Land Capability Class is obtained by compared with each variable criteria appropriate land capability classes. Sustainable agriculture predict is done with mismatch of land use. The results showed that the District of Bumijawa divided into three classes, there are Land Capability Class III of 3747,465 ha or 42,32%, Class IV of 2094,624 ha or 23,65% and VI 2996,028 ha or 33,83%. The most dominant limiting factor is the slope surface on the subclass III-e with slopes of 8-15%, subclass IV-e, IV-es and IV-ews with slopes of 15-30%, subclass with slopes of VI-e 30-45%. There are a mismatch of land use in the Bumijawa District in Class IV and VI, it is for farmlands use, mixed garden and rainfed area of 2629,586 ha or 29,69%.
Kata kunciKata kunci: lereng permukaan, kelas kemampuan lahan, pertanian berkelanjutan
Pembimbing 1Ir. Begananda, M.S
Pembimbing 2Drs. Prasmadji Sulistyanto, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman77
Tgl. Entri2015-04-21 03:00:00.66795
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.