Artikel Ilmiah : P2BA12030 a.n. DWI RESIANTI, S.Si
| NIM | P2BA12030 |
|---|---|
| Namamhs | DWI RESIANTI, S.Si |
| Judul Artikel | DETEKSI KONVENSIONAL DAN MOLEKULER BAKTERI Escherichia coli PADA AIR HASIL OLAHAN PERUSAHAAN AIR MINUM DI KOTA AMBON |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kualitas air minum merupakan sesuatu hal yang harus mendapat perhatian lebih, terutama bagi penyedia air minum. Perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan air minum bagi beberapa daerah di Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Air minum yang disalurkan ke masyarakat harus sesuai dengan PERMENKES RI NO 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, salah satu parameter adalah bebas dari bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli merupakan indikator pencemaran air. Oleh karena itu apabila dalam air minum ditemukan bakteri Escherichia coli, maka air minum tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli adalah diare. Metode untuk mendeteksi bakteri Escherichia coli dapat digunakan metode konvensional dan molekuler (PCR). Metode PCR merupakan metode molekuler yang dapat digunakan untuk mendeteksi bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sensitivitas metode konvensional dan metode molekuler dalam mendeteksi bakteri Escherichia coli pada air hasil olahan perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon. Sampel dalam penelitian ini adalah air hasil olahan perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon yang terdapat di bak penampung atau reservoir dank ran-kran pelanggan yang berjumlah 10 sampel. Sampel diambil pada tiga lokasi yaitu Kebun Cengkeh, Galunggung dan Karang Panjang. Keadaan sampel pada saat pengambilan dalam keadaan netral tanpa klorinasi. Hasil penelitian menunjukan pada metode konvensional hanya 7 sampel yang terdeteksi bakteri Escherichia coli sedangkan pada metode molekuler (PCR) semua sampel terdeteksi bakteri Escherichia coli pada air hasil olahan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode molekuler (PCR) memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional dalam mendeteksi bakteri Escherichia coli pada air hasil olahan perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Kualitas air minum merupakan sesuatu hal yang harus mendapat perhatian lebih, terutama bagi penyedia air minum. Perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan air minum bagi beberapa daerah di Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Air minum yang disalurkan ke masyarakat harus sesuai dengan PERMENKES RI NO 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, salah satu parameter adalah bebas dari bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli merupakan indikator pencemaran air. Oleh karena itu apabila dalam air minum ditemukan bakteri Escherichia coli, maka air minum tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli adalah diare. Metode untuk mendeteksi bakteri Escherichia coli dapat digunakan metode konvensional dan molekuler (PCR). Metode PCR merupakan metode molekuler yang dapat digunakan untuk mendeteksi bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sensitivitas metode konvensional dan metode molekuler dalam mendeteksi bakteri Escherichia coli pada air hasil olahan perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon. Sampel dalam penelitian ini adalah air hasil olahan perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon yang terdapat di bak penampung atau reservoir dank ran-kran pelanggan yang berjumlah 10 sampel. Sampel diambil pada tiga lokasi yaitu Kebun Cengkeh, Galunggung dan Karang Panjang. Keadaan sampel pada saat pengambilan dalam keadaan netral tanpa klorinasi. Hasil penelitian menunjukan pada metode konvensional hanya 7 sampel yang terdeteksi bakteri Escherichia coli sedangkan pada metode molekuler (PCR) semua sampel terdeteksi bakteri Escherichia coli pada air hasil olahan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode molekuler (PCR) memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional dalam mendeteksi bakteri Escherichia coli pada air hasil olahan perusahaan air minum PT Dream Sukses Airindo (DSA) di Kota Ambon. |
| Kata kunci | kualitas air, PCR, Gen 16S rRNA, Escherichia coli |
| Pembimbing 1 | Dr. Hendro Pramono, M.S |
| Pembimbing 2 | Dr. Daniel Joko Wahyono, M.Biomed |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2015-02-27 09:51:04.613666 |