Artikel Ilmiah : P2AA11003 a.n. CATUR RAHARJO FEBRAYANTO, S.P

Kembali Update Delete

NIMP2AA11003
NamamhsCATUR RAHARJO FEBRAYANTO, S.P
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN IAA DAN PUPUK KALSIUM UNTUK MENURUNKAN KERONTOKAN BUNGA DAN BUAH CABAI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian dilakukan mulai Bulan Oktober 2012 sampai dengan April 2013 di Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 275 m dari permukaan laut. Penelitian ini adalah percobaan faktorial 2x3x3 dan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kalsium yang terdiri atas 3 taraf, yaitu 0, 504 dan 1.704 kg/ha. Faktor kedua adalah konsentrasi IAA yang terdiri atas 3 taraf, yaitu 0, 25 dan 50 ppm. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian kalsium berpengaruh menurunkan persentase kerontokan bunga dengan pola pengaruh linear (dosis yang baik adalah 1.704 kg/ha). Pemberian IAA juga berpengaruh menurunkan jumlah dan persentase kerontokan bunga dengan pola pengaruh linear (konsentrasi yang baik adalah 25 ppm). IAA dan kalsium berinteraksi dalam meningkatkan jumlah cabang. Pada pemberian kalsium 0 dan 1.704 kg/ha, pemberian IAA tidak berpengaruh pada jumlah cabang, namun pada pemberian kalsium 504 kg/ha, pemberian IAA berpengaruh meningkatkan jumlah cabang dengan pola pengaruh linear. Kombinasi IAA dan kalsium yang baik unruk meningkatkan jumlah cabang adalah 1.704 kg/ha dan 0 ppm.
Abtrak (Bhs. Inggris)The experiment was done in October 2012 until April 2013 in Kutasari village, Baturraden sub-district, Banyumas Regency, Central Java with 275 m up to sea surface in altitude. The experiment was factorial experiment 2x3x3 with 3 replicates. First factor was dose of calcium fertilizer, contained 3 degrees: 0), 504 and 1,704 kg/ha. Second factor was concentration of IAA, contained 3 degrees: 0, 25 and 50 ppm. Result of varian analysis showed that applied of calcium fertilizer affects decrease af flower drop percentage plant with linear effect pattern (suggestion dose was 1.704 kg/ha). Applied of IAA was affects decrease of number and percentage of flower drop with linear effect pattern (suggestion concentration was 25 ppm). There were interaction between calcium and IAA to increase number of branches. In applied 0 and 1.704 kg/ha calcium, applied of IAA did not affect number of branches, while in applied 504 kg/ha calcium, applied IAA increase number of branches with linear effect pattern. Suggestion combination of calcium and IAA to increase number of branches was 1.704 kg/ha and 0 ppm.
Kata kuncikalsium, IAA, jumlah bunga rontok, persentase bunga rontok
Pembimbing 1Dr. Ir. Sakhidin, M.P
Pembimbing 2Dr. Ir. Saparso, M.P
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2015-02-26 13:47:50.329779
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.