Artikel Ilmiah : B1J010061 a.n. WIWIN WINARTI

Kembali Update Delete

NIMB1J010061
NamamhsWIWIN WINARTI
Judul ArtikelKELIMPAHAN CILIATA DAN FLAGELLATA PADA LAHAN
YANG DIPERKAYA MATERI ORGANIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bahan organik mempunyai peran penting dalam kehidupan mikroorganime tanah dan kesuburan tanah. Bahan organik berperan sebagai sumber makanan dalam jaring-jaring dekomposer. Protozoa telah diketahui memainkan peran penting di dalam dekomposisi yaitu mampu memobilisasi mineral yang terdapat dalam bakteri. Protozoa juga memainkan peran penting pada perputaran nitrogen dan fosfor dalam microbial loop. Kelompok protozoa yang banyak ditemukan di tanah diantaranya adalah Ciliata dan Flagellata.Ciliata dan Flagellata berperan sebagai sumber makanan bagi tingkat tropik diatasnya dalam jaring-jaring dekomposisi. Aktifitas pemangsaan oleh Ciliata meningkatkan pertukaran nutrien, khususnya nitrogen yang terimobilisasi dalam biomasa bakteri.
Penelitian ini akan memberikan kontribusi tentang fluktuasi kelompok Ciliata dan Flagellata khususnya pada lahan pasir yang diberi penambahan materi organik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelimpahan Ciliata dan Flagellata pada lahan yang diperkaya materi organik dengan perbandingan berat berbeda selama waktu tertentu dan korelasi antara faktor lingkungan dan komunitas Ciliata dan Flagellata.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan Split Plot Design. Petak utama adalah waktu dengan enam taraf (W1, W2, W3, W4,W5, W6) dan anak petak adalah komposisi serasah dengan empat taraf (T0, T1, T2, T3). Ulangan masing-masing perlakuan adalah enam kali. Variabel bebas adalah perbandingan berat serasah, sedangkan variabel tergantung adalah komunitas Ciliata dan Flagellata. Parameter yang diamati yaitu kelimpahan Ciliata dan Flagellata. Selain itu, diamati juga parameter pendukung yaitu jumlah daun, tinggi tanaman, kehilangan berat materi organik, temperatur tanah, kelembaban tanah, pH tanah, NO3, NH4, PO4 tanah (di awal, tengah, dan akhir masa pertumbuhan tanaman). Dihitung jumlah individu protozoa dalam setiap kelompok. Ciliata dan Flagellata yang terbanyak diidentifikasi pada taraf genus. Multivariate analysis of variance (Manova) digunakan untuk menguji perbedaan perlakuan (perbandingan berat materi organik dalam perbedaan waktu) terhadap kelimpahan Ciliata dan Flagellata. Canonical Correspondence Analysis (CCA) digunakan untuk mengetahui korelasi antara faktor lingkungan (perbandingan berat materi organik, temperatur tanah, kelembaban tanah, kehilangan berat materi organik, pH tanah, NO3, NH4, PO4 tanah, pertumbuhan tanaman) dan komunitas Ciliata dan Flagellata.
Hasil penelitian bahwa Kelimpahan Ciliata dan Flagellata relatif serupa (303-8346 individu/gram tanah) pada lahan yang diperkaya serasah tanaman dengan perbandingan berat berbeda menunjukkan pola penurunan pada masa akhir pertumbuhan tanaman. Faktor lingkungan seperti yang terdiri atas temperatur, kelembaban, ammonium, nitrat, pertumbuhan tanaman dan perbandingan serasah memiliki korelasi positif terhadap kelimpahan Ciliata dan Flagellata (Axis1 : 0.762, Axis2 : 0.544).
Abtrak (Bhs. Inggris)Organic matter plays an important role in soil fertility. It is a source of nutrients for decomposers. Protozoa are capable of mobilizing were locked in bacteria. Which is important in the turn over of nitrogen and phosphorus of the microbial loop. Ciliate and Flagellates are two groups of which also serve as a food source for higher trophic levels in a net of decomposition food web. Ciliate predation activity increasing the nutrient exchange particularly nitrogen immobilized in bacterial biomass.
This study contributed to understanding Ciliate and Flagellata fluctuations on enhanced soil. The objectives of this research were to determine the Ciliate and Flagellates abundance in enriched soil enriched with organic matter of different weight ratio for a particular periode and ti investigate the correlation between environmental factors and Ciliate and Flagellates communities.
This research was field experiment using. Completely Randomized Design (CRD) with a split plot design. There were six-level main plots based on sampling time (W1, W2, W3, W4, W5, W6) and four level based on organiic matter enhancement (T0, T1, T2, T3), with sic replicates. The independent variables was the weight ratio of organic matter, while the dependent variables was the Ciliate and Flagellates community. Parameters observed consisted of Ciliate and Flagellate abundance. In addition, other parameters observed included the number of leaves, plant height, weight loss of organic matter, soil temperature, soil moisture, soil pH, NO3, NH4, PO4 (at early, middle, and end of plant growth). Ciliate and Flagellates with the seven highest number were identified at the genus level. Multivariate analysis of variance (Manova) was used to test the treatment differences against Ciliate and Flagellate abundance. Canonical Correspondence Analysis (CCA) was used to determine the correlation between environmental factors (weight ratio of organic matter, soil temperature, soil moisture, weight loss of organic matter, soil pH, NO3, NH4, PO4, plant growth) and Ciliate and Flagellates communit.
The results showed that Ciliate and Flagellate abundance relatively similar (303-8346 individuals/g soil) across the enriched that decreased by the end of plant growth period. Environmental factors had had a positive correlation to the Ciliate and Flagellates abundance (Axis1: 0762, Axis2: 0544).
Kata kunciprotozoa soil, litter decomposition, abundance, microbial loop
Pembimbing 1Dra. Ardhini R. Maharning, M.Sc., Ph.D
Pembimbing 2Dra. Erie K. Nasution, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-02-26 09:49:30.934432
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.