| NIM | G1B009030 |
| Namamhs | LINDA NURMAULIDYA |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PENGOBATAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIJAGA KOTA CIREBON |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Diare merupakan penyebab nomor satu kematian balita di seluruh dunia.Provinsi Jawa Barat termasuk 10 provinsi yang memiliki prevalensi diare lebih tinggi dari angka prevalensi nasional (9%).Terdapat peningkatan kasus diare di Kota Cirebon pada tahun 2012 dengan kejadian tertinggi di Puskesmas Kalijaga sebanyak 1.642 kasus.Adanya perilaku pengobatan yang buruk dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan beresiko kecacatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengobatan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kalijaga Kota Cirebon.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian analytic observasional, metode rancangan yang digunakan adalah pendekatan potong lintang (Cross-Sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita penderita diare yang tercatat selama bulan Januari-Juni 2014 yakni sebanyak 186 balita di wilayah kerja Puskesmas Kalijaga Kota Cirebon. Sampel dalam penelitian ini adalah balita penderita diare yang terpilih dan bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kalijaga Kota Cirebon sejumlah 66 orang yang diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling.Responden dalam penelitian ini adalah ibu dari balita. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pengobatan diare pada balita adalah tingkat pendidikan (p= 0.001), tingkat pendapatan (p= 0.036), pengetahuan (p=0.019) dan sikap (p=0.033). Faktor-faktor yang tidak berpengaruh adalah jenis pekerjaan, peran dokter dan keterjangkauan pelayanan kesehatan.Saran dalam penelitian ini adalah ibu meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti kegiatan penyuluhan yang ada di posyandu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Diarrhea is number one cause of toddler mortality around the world. West java province including 10 provinces with higher prevalence of diarrhea from a national prevalence ( 9 % ). There are increased case of diarrhea in cirebon city in 2012 with the highest case in kalijaga public health centre as much as 1.642 cases. Bad treatment behavior can cause the failure of treatment and at risk of disability. The purpose of this research was to know about the associated factors with treatment behavior of diarrhea in toddlers in the region work of Kalijaga public health centre Cirebon City. This research was quantitative research, with the kind of observational analytic study, the method used cross sectionalapproach. Thepopulation in this research were the toddlers with diarrhea who were noted during January until June 2014 and there are 186 toddlers in the region work of Kalijaga public health centre. The sample in this research were the toddlers with diarrhea who were selected and reside in region work of Kalijaga public health centre Cirebon City, it is around 66 people, this sample is taken by using proportional random sampling techniques. Therespondents in this research was the mother of that toddler.The results of this research showed that the concern with the mother in the treatment of diarrhea in toddlers are the education level ( p = 0.001 ) , income level ( p = 0.036 ) , knowledge ( p = 0.019 ) and the attitude ( p = 0.033 ). The factors that did not affect is kind of work , the role of doctors and affordability of health services. Advice in this research is the mother should increase her knowledge by following extension activities in integrated post service. |
| Kata kunci | Diare, Perilaku, Pengobatan |
| Pembimbing 1 | Devi Octaviana, S.Si., M.Kes |
| Pembimbing 2 | Elviera Gamelia, SKM., M.Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2015-02-25 19:58:29.031413 |
|---|