Artikel Ilmiah : F1A010008 a.n. LUTHFI EBTIYANTO
| NIM | F1A010008 |
|---|---|
| Namamhs | LUTHFI EBTIYANTO |
| Judul Artikel | BEDOGOL SANG PENGATUR MASYARAKAT BONOKELING (Bedogol dalam mengatur warga masyarakat di dalam Masyarakat Bonokeling Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Seiring perkembangan zaman semakin dinamis pula perkembangan hidup masyarakat, kehidupan masyarakat berkembang dari berbagai aspek salah satunya dalam hal kebudayaan. Masyarakat sendiri merupakan sekelompok orang yang berada dalam suatu lingkup desa atau kota yang didalamnya terdapat orang-orang yang memiliki tujuan yang sama, seperti halnya dalam Masyarakat Bonokeling yang masih kental dengan kebudayaannya. Penelitian berjudul “Bedogol Sang Pengatur Masyarakat Bonokeling” ini bertujuan mengetahui peran Bedogol dalam kehidupan masyarakat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan di desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Bedogol ini bertindak sebagai pemimpin dalam acara keagamaan, pernikahan, dan acara-acara adat. Bedogol memiliki peranan yang besar dalam masyarakat di luar sekedar pemerintahan yang bersifat formal. Masyarakat menganggap penting peran Bedogol dan oleh karenanya semua kegiatan di luar pemerintahan (acara keagamaan, pernikahan, dan acara adat istiadat) mesti seijin dari Bedogol, sebab dengan meminta izin terlebih dahulu akan mendapatkan keberkahan didalam acara tersebut. hal seperti ini seharusnya selalu di jaga kelestariannya, seperti adat istiadat yang ada di Masyarakat Bonokeling yang harus selalu dilestarikan supaya tidak hilang kebudayaannya. Pemerintah juga harus ikut dalam pelestariannya, karena kebudayaan tersebut merupakan salah satu aset yang sangat berharga bagi Bangsa dan Negara, khususnya pada Kabupaten Banyumas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT As the era development, the society life development is more dinamic, the society life develops in some aspects, one of them is culture. Society is a group of people in one village or city who has the same purposes. Just like in Bonokeling that still hold their culture strictly. The study entitled " Bedogol, The Regulator of Bonokeling Community " aims to know Bedogol role in public life in the Bonokeling Community, Pekuncen village, Jatilawang district, Banyumas regency. The study was conducted in the Pekuncen village, Jatilawang district, Banyumas regency. Mechanical determination of informants using purposive sampling. Data collection techniques used in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study explains that Bedogol acts as a leader in religious events, weddings, and custom events. Bedogol has a major role in community beyond mere formal government. The community considers that Bedogol role is important therefore all activities outside of government (religious events, weddings, and events customs) must get Bedogol consent, because by asking permission first, it will get blessing in the event. The sustainability of something like this should always be kept. Such as the customs that exist in Bonokeling Community should always be preserved in order not to lost the culture. The government must also participate in the preservation, because the culture is one of the very valuable asset to the nation, especially in Banyumas regency. |
| Kata kunci | Masyarakat Bonokeling, Peram, Kepemimpinan Informal |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Imam Santosa M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Nalfaridas B. M.Hum |
| Pembimbing 3 | Drs. Fatmah Siti DJ. M.Si |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2015-02-23 21:39:04.960627 |