Artikel Ilmiah : C1A009040 a.n. MEYLINDA SAMENTHA W
| NIM | C1A009040 |
|---|---|
| Namamhs | MEYLINDA SAMENTHA W |
| Judul Artikel | EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI JAGUNG MANIS DI DESA BANTERAN KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul ’’Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani Jagung Manis”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi yakni benih, pupuk, dan tenaga kerja terhadap produksi jagung manis di Desa Banteran serta untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi tersebut produksi jagung manis di Desa Banteran Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dengan menggunakan analisis data primer. Data diperoleh dari hasil wawancara dan penyebaran kuisioner. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah Snowball Sampling. Alat analisis untuk pengujian secara parsial menggunakan Uji t dan secara bersama-sama menggunakan Uji F. Untuk mengetahui penyimpangan asumsi klasik dalam penelitian ini digunakan Uji Multikolinearitas, Uji Autokorelasi, Uji Heteroskedastisitas. Untuk mengetahui tingkat Efisiensi menggunakan Pengujian Efisiensi Alokatif. Berdasarkan hasil perhitungan Uji F dan Uji t dapat diketahui bahwa variabel benih, pupuk, dan tenaga kerja secara bersama-sama dan parsial berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung manis di Desa Banteran. Variabel benih dan pupuk merupakan variabel yang tidak efisien terhadap produksi jagung manis di Desa Banteran menurut hasil perhitungan Pengujian Efisiensi Alokatif. Sedangkan variabel tenaga kerja sudah efisien terhadap produksi jagung manis. Implikasi dari penelitian ini adalah para petani jagung manis perlu memperhatiakn penggunaan faktor produksi benih, pupuk, dan tenaga kerja karena faktor produksi tersebut secara parsial dan bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung manis.Para petani sebaiknya lebih memperhatikan penggunaan faktor produksi jagung manis yang sesuai dengan standar operasional prosedur Dinas Pertanian sebesar 20-30kg/ha dan pupuk sebesar 450kg/ha dan perlu dilakukan penyuluhan sehingga dapat menambah pengetahuan petani jagung manis terhadap penggunaan faktor produksi yang efisien. Kata kunci: Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi, Benih, Pupuk, Tenaga Kerja |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research titlted “Efficiency of Production Factor Use of Sweet Corn Agriculture Business”. The purpose of this research is to find out the influence of production factor use such as seed, fertilizer, and labour on the production of sweet corn in Banteran Village and also to find out the efficiency level of the production factor use on sweet corn production in Banteran Village Sumbang Sub Regency Banyumas Regency. This research conducted with survey method by using primary data analysis. Data obtained by interview by deploying questionnaire. Sampe determination techniques used is Snow Ball Sampling. Analysis tool for partial testing using t test and altogether testing using F test. To find out classical assumption test deviation in this research used Multicollinearity Test, Autocorrelation Test, and Heteroscedasticity Test. To find out the efficiency level used Allocative Efficiency Testing. Based in the calculation result of T Test and F test known that the variables of seed, fertilizer, and labour altogether and partially have significant influence on sweet corn production production in Banteran Village. The variables of seed and fertilizer are inefficient variables in Banteran Village according to the calculation of Allocative Efficiency Testing, while the variable of labour is already efficient. The implication of this research is that sweet corn farmers need to pay attention on the use of seed, fertilizer and labour production factors because those production factors partially and altogether have significant influence on sweet corn production. Farmers should be paying more attention on the use of sweet corn production factors which appropriate to the procedure operational standard of Agricultural Agency by 20-30kg/ha and fertilizer by 450kg/ha and there should be a counseling to add knowledge of the sweet corn farmers on the efficient production factor use. Keywords: Production Efficiency Factor Use, Seed, Fertilizer, Labor |
| Kata kunci | Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi, Benih, Pupuk, Tenaga Kerja |
| Pembimbing 1 | Drs.Herman Sambodo, MP |
| Pembimbing 2 | Dra. Endang Setiasih , MM |
| Pembimbing 3 | Drs. Sukiman , MP |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 98 |
| Tgl. Entri | 2015-02-23 21:38:33.798057 |