Artikel Ilmiah : G1D011028 a.n. DEVI KURNIA SOFIA

Kembali Update Delete

NIMG1D011028
NamamhsDEVI KURNIA SOFIA
Judul ArtikelPENGARUH TERAPI MUSIK DAN NAFAS DALAM UNTUK MENURUNKAN NYERI ANAK DENGAN KANKER
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Kanker dapat menyerang semua kelompok usia termasuk pada usia anak. Pasien kanker sebagian besar melaporkan tingkat nyeri pada skala berat sehingga untuk mengatasinya diberikan terapi farmakologi berupa obat analgesik. Disamping pemberian obat analgesik tersebut, diperlukan metode non farmakologi seperti terapi musik dan terapi relaksasi nafas dalam untuk mempercepat penurunan nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan skor nyeri anak dengan penyakit kanker pada kelompok terapi musik dan kelompok terapi relaksasi nafas dalam. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan two group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dalam periode 30 Oktober 2014-2 Januari 2015 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo memperoleh 10 anak yang terdiri dari lima anak kelompok terapi musik dan lima anak kelompok terapi relaksasi nafas dalam. Instrumen penelitian ini menggunakan face pain rating scale. Analisa data menggunakan uji statistik t test dependent, Wilcoxon, t test independent. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara skor nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi musik dengan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan antara skor nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi relaksasi nafas dalam dengan nilai p = 0,025 (p < 0,05). Kedua terapi ini berpengaruh dalam menurunkan skor nyeri. Namun, tidak ada perbedaan skor nyeri antara kelompok terapi musik dan kelompok terapi relaksasi nafas dalam dengan nilai p = 0,471 (p > 0,05). Kesimpulan: Terapi musik dan terapi relaksasi nafas dalam mempunyai pengaruh yang sama dalam menurunkan skor nyeri ringan sampai sedang pada anak dengan kanker.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Cancer may attack all range of age including children. Most of cancer patients report pain level at severe pain. Pharmacological therapy of analgesic medicine was given to overcome. Moreover, non pharmacological therapies such as music therapy and deep breathing relaxation therapy also considered to accelerate pain reduction. Objective: The purpose of this research was to identify the differences level of pain of children with cancer in music therapy group and deep breathing relaxation therapy group. Methods: This study is quasi experimental design with two group pretest-posttest design. Sampling method used is consecutive sampling on October 30, 2015 until January 2, 2015 at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo involving 10 children that consist of five children in music therapy group and the other five children in deep breathng relaxation therapy group. Research instrument used face pain rating scale. Statistical data analysis used are dependent t test, Wilcoxon, independent t test. Results: There are differences between the pain level before and after music therapy with p value = 0.005 (p <0.05). There are differences between the pain level before and after the deep breathing relaxation therapy with p value = 0.025 (p <0.05). Both of these therapeutic effect in lowering the pain level. However, there is no difference in pain level between music therapy group and deep breathing relaxation therapy group with p value = 0.471 (p> 0.05). Conclusion: Both music and deep breathing relaxation therapy are have the similar effect in reducing pain level at mild pain to moderate pain in children with cancer.
Kata kuncianak, kanker, nyeri, terapi musik, terapi relaksasi nafas dalam
Pembimbing 1Ns. Dian Ramawati, M. Kep
Pembimbing 2Unang Wirastri, M. Kep., Ns. Sp.Kep.An
Pembimbing 3Haryatiningsih Purwandari, M. Kep., Ns. Sp.Kep.An
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-02-23 08:39:40.37976
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.