Artikel Ilmiah : G1D007075 a.n. PANDU PRITIAN SATRIYO WICAKSONO

Kembali Update Delete

NIMG1D007075
NamamhsPANDU PRITIAN SATRIYO WICAKSONO
Judul ArtikelHUBUNGAN LAMA MEROKOK DAN JUMLAH ROKOK DENGAN KADAR HEMOGLOBIN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Data dari WHO tahun 2008 menunjukkan kematian akibat tembakau pada abad ke-20 telah mencapai angka sebanyak 100 juta dan 5,4 juta populasi dunia meninggal akibat produk tembakau di tahun tersebut. Saat ini jumlah perokok di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Nikotin merupakan salah satu zat racun yang terkandung dalam rokok. Zat tersebut dapat mempengaruhi produksi hormon eritropoetin yang merangsang pembentukan sel darah merah di sumsum tulang. Hal tersebut dapat mempengaruhi produksi sel darah merah dan pembentukan hemoglobin.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama merokok dan jumlah rokok dengan kadar Hemoglobin.
Metode : Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini 60 responden. Hasil penelitian diuji menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan kadar hemoglobin dari 34 responden mayoritas (56,7%) berada pada kategori sedang (14-16 gr/dl), sedangkan untuk lama merokok sebagian besar (60%) telah merokok selama lebih dari 20 tahun. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai r = -0.018 dan p = 0.894 pada analisis hubungan lama merokok dengan kadar hemoglobin, sedangkan analisis hubungan jumlah merokok dengan kadar hemoglobin r = 0.112 dan p = 0.394.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara lama dan jumlah merokok dengan kadar hemoglobin warga Rw 01 Desa Prembun Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : WHO (2008) reported that there was 100 million mortality caused by tobacco and 5,4 million people among them died caused by tobacco products in the year. Day by day, smokers in Indonesia is increasing. Nicotine is one of toxic substances contained in cigarettes. Nicotine can influences erythropoietin hormone production which is stimulate erythrocyte forming in bone marrow. Those can affect erythrocyte and Haemoglobin forming.
Objective : To determine the relation between periods of smoking, number of cigarettes and Haemoglobin level.
Method : Analytical correlation with cross sectional. Sampling technique used consecutive sampling with Spearman Rank test. The size of sample is 60 respondent.
Result : The majority of Haemoglobin level of respondents 34 respondents (56,7%) were in mild category (14-16 gr/dl), The majority of respondents’ periods of smoking (60%) were ≥ 20 years. Spearman Rank test showed that r = -0,018 and p value 0,894 between the periods of smoking and haemoglobin lever analysis, whereas the relation between number of cigarettes and haemoglobin level was r = 0,112 and p value 0,394.
Conclusion : There is no significant relation between periods and number of cigarettes with haemoglobin level on society of Rw 01 Prembun Village Banyumas Regency.
Kata kuncihemoglobin, merokok, lama merokok, jumlah rokok
Pembimbing 1Ns. Atyanti Isworo, M.Kep.,Sp.KMB
Pembimbing 2Dr. Saryono., S.Kp M.Kes
Pembimbing 3Desiyani Nani, S.Kep., Ns., MSc
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-02-23 00:33:57.536175
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.