Artikel Ilmiah : B1J010016 a.n. RIZKI FEBRIANI

Kembali Update Delete

NIMB1J010016
NamamhsRIZKI FEBRIANI
Judul ArtikelStruktur Komunitas Mikrozoobentos Hubungannya Dengan Material Tersuspensi Di Sungai Banjaran Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Mikrobentos merupakan kelompok bentos yang berukuran lebih kecil dari 0,1 mm. Mikrobentos terdiri dari dua kelompok yaitu mikrozoobentos dan mikrofitobentos. Mikrozoobentos merupakan biota yang sebagian besar terdiri dari Protozoa, Rotifera, Nematoda, Cilliata dan Gastrotricha. Sungai Banjaran dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk keperluan irigasi, perikanan, mandi, cuci dan kakus (MCK), pembuangan sampah dan diambil batu serta pasir untuk penambangan di bagian muara, sehingga akan mempengaruhi organisme akuatik yang hidup di dalamnya termasuk mikrozoobentos.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas parameter fisika, kimia khususnya konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) di Sungai Banjaran, struktur komunitas mikrozoobentos di Sungai Banjaran serta hubungan antara TSS dengan kelimpahan mikrozoobentos di Sungai Banjaran. Penelitian ini menggunakan metode survey pada 7 lokasi berdasarkan rona lingkungan yang ada di Sungai Banjaran. Metode Pengambilan sampel purposive sampling dilakukan 3 kali ulangan dengan interval waktu 2 minggu sekali. Parameter utama adalah jumlah jenis dan individu mikrozoobentos serta nilai TSS, parameter pendukung yaitu suhu, kecepatan arus, jenis substrat, kecerahan, pH, BOD, dan DO. Analisis data untuk mengetahui konsentrasi TSS dengan cara deskriptif, struktur komunitas mikrozoobentos menggunakan indeks keanekaragaman, indeks dominansi, indeks kemerataan, indeks kesamaan dan untuk mengetahui hubungan konsentrasi TSS dengan kelimpahan mikrozoobentos menggunakan analisis Regresi dan Kolerasi.
Kualitas air di Sungai Banjaran Kabupaten Banyumas masih baik untuk mendukung kehidupan organisme akuatik termasuk mikrozoobentos. Struktur komunitas mikrozoobentos di perairan Sungai Banjaran Kabupaten Banyumas terdiri dari 2 Filum yaitu, Filum Protozoa terdiri dari 10 spesies dan Filum Rotifera terdiri dari 9 spesies, dengan kelimpahan relatif mikrozoobentos pada ke-7 stasiun sebesar 99,76%. Keanekaragaman mikrozoobentos di Sungai Banjaran tergolong rendah, dominansi tergolong rendah atau tidak ada yang mendominasi, tingkat kemerataan mikrozoobentos pada tiap stasiunnya tidak merata dan merata, dan kesamaan jenis antar stasiun rendah dan sedang. Hubungan antara konsentrasi TSS dan kelimpahan mikrozoobentos di sungai Banjaran menunjukkan hubungan yang sangat rendah atau dapat diabaikan (r = 0,11), yang berarti bahwa kelimpahan mikrozoobentos ditentukan oleh TSS sebesar 1,21% dan 98,79% ditentukan oleh faktor lain diantaranya jenis substrat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Mikrobentos are benthic groups that smaller than 0,1 mm. Mikrobentos consists of two groups: mikrozoobentos and mikrofitobentos. Mikrozoobentos are biota which largely consists of Protozoa, Cilliata, Rotifera, Nematodes, and Gastrotricha. Banjaran river used by local people for the purposes of irrigation, fishing, bathing, washing and toilet (MCK), waste disposal and retrieved the stone and sand for mining in the estuary, so that will affect aquatic organisms that live in it including mikrozoobentos.
This study aimed to assess quality parameters of physics, chemistry, especially the concentration of Total Suspended Solid (TSS) in Banjaran River, structure community of mikrozoobentos in Banjaran River as well as the relationship between TSS with abundance mikrozoobentos Banjaran River. This study used survey methode at 7 locations based on existing environmental setting in Banjaran River. Sampling was performed 3 repetitions with interval of 2 weeks the main parameter are the number of species and individuals mikrozoobentos as well as the value of TSS, supporting parameters such as temperature, flow rate, type of substrate, brightnes, pH, BOD, and DO. Analysis of the data to determine the concentration of TSS in a descriptive way, the community structure mikrozoobentos used diversity index, dominance index, evenness index, similarity index and to determine the relationship between the abundance mikrozoobentos with TSS concentration used regression analysis and Correlation.
Water quality in the Banjaran River still good to support life aquatic organisms including mikrozoobentos. Structure community of mikrozoobentos in Banjaran River consists of 2 Phylum it’s Phylum Protozoa consists of 10 species and phylum Rotifera consists of 9 species, relative abundance mikrozoobentos on the 7th station at 99.76%. Diversity of mikrozoobentos in Banjaran River is low, dominance is low or no one dominates, the level of evenness mikrozoobentos at each station on average is unequal, and the similarity between the station on average types of low. The relationship between the concentration of TSS and mikrozoobentos abundance in the Banjaran River showed a very low or negligible (r = 0,11), this imply that mikrozoobentos abundance determined by TSS at 1,21% and 98,79% is determined by other factors such as type of substrate.
Kata kunciMikrozoobentos, Banjaran River, Structure community, Total Suspended Solid (TSS).
Pembimbing 1Dra. Hj. Christiani, M.Si
Pembimbing 2Dr. Agatha Sih Piranti, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-02-20 19:11:49.128099
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.