Artikel Ilmiah : C1B011096 a.n. ANGGA DWI PRATAMA

Kembali Update Delete

NIMC1B011096
NamamhsANGGA DWI PRATAMA
Judul ArtikelANALISIS PERBEDAAN LIKUIDITAS DAN RETURN SAHAM SEBELUM DAN SETELAH STOCK SPLIT, DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL KONTROL (Studi pada perusahaan yang melakukan stock split periode 2012 dan 2013)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini menggunakan metode studi peristiwa atas peristiwa stock split yang terjadi di Bursa Efek Indonesia periode 2012 dan 2013. Penelitian ini berjudul : “Analisis Perbedaan Likuiditas dan Return Saham Sebelum dan Setelah Stock Split, dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Kontrol (Studi kasus pada perusahaan yang melakukan kebijakan stock split di Bursa Efek Indonesia periode 2012 dan 2013)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan likuiditas dan return saham sebelum dan setelah stock split pada perusahaan berukuran besar dan perusahaan berukuran kecil. Proksi yang digunakan dalam pengukuran likuiditas saham ialah Trading Volume Activity (TVA) dan untuk proksi pengukuran return saham ialah abnormal return. Sedangkan, ukuran perusahaan diukur menggunakan total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan.

Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh perusahaan yang melakukan kebijakan stock split pada tahun 2012 dan 2013 di Bursa Efek Indonesia, dengan purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Teknik analisis data yang digunakan ialah melalui analisis deskriptif dengan cara melihat rata-rata setiap indikator masing-masing variabel yang disajikan dalam bentuk tabel dan kurva, serta melalui metode analisis komparatif yaitu Paired Sample “t” Test dengan menggunakan SPSS 17.0 For Windows. Teknik pengumpulan data menggunakan pendokumentasikan data-data historis yang dibersifat data sekunder.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, didapatkan kesimpulan antara lain : (1) Tidak terdapat perbedaan likuiditas saham sebelum dan setelah stock split pada perusahaan berukuran besar, (2) Tidak terdapat perbedaan likuiditas saham sebelum dan setelah stock split pada perusahaan berukuran kecil, (3) Terdapat perbedaan return saham sebelum dan setelah stock split pada perusahaan berukuran besar dan (4) Terdapat perbedaan return saham sebelum dan setelah stock split pada perusahaan berukuran kecil.

Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu : (1) Para pemegang saham yang telah terdaftar sebagai anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) harus terus melakukan ekspansi-ekspansi bisnisnya di pasar modal baik secara individual ataupun portofolio. Hal tersebut dikarenakan keinginan untuk mendapatkan return yang optimal baik dalam bentuk capital gain ataupun income menjadi suatu motivasi yang utama dalam berinvestasi. Cara untuk mendapatkan return tersebut ialah dengan menganalisis informasi yang tidak dipublikasikan di pasar untuk mendapatkan abnormal return. Informasi tersebut membuat pembentukan harga saham yang baru karena timbulnya volatilitas perdagangan dan harga saham. Salah satu informasi yang dapat dipertimbangkan ialah informasi pengumuman stock split, (2) Perusahaan yang melakukan kebijakan stock split pada dasarnya telah sesuai dengan tujuan awal perusahaan yakni untuk meningkatkan volume perdagangan saham yang bersangkutan. Perubahan volume perdagangan memang benar terjadi setelah pengumuman stock split diumumkan, tetapi perubahan tersebut tidak bergerak secara signifikan pada hari-hari sebelum maupun setelah pengumuman peristiwa dikarenakan investor tidak menerima reaksi positif akibat peristiwa stock split.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research uses event study method on stock split that occur in Indonesian Stock Exchange at 2012 and 2013. This research entitled : “The Difference Analysis of Stock Liquidity and Stock Return Before and After Stock Split, with the Firm Size as a Control Variable (Case study in firm that announce stock split policy in Indonesia Stock Exchange at 2012 and 2013)”. The objective of this research is to determine the differences about stock liquidity and stock return in large and small firms before and after stock split occur. The liquidity proxy that used is Trading Volume Activity (TVA) and the stock return proxy that used is abnormal return. The firm size is measured by assets that the firm have.
Population of this research is the firms that do a stock split policy at 2012 and 2013 in Indonesian Stock Exchange, using purposive sampling as a sampling method. Data analysis technique that used consist of descriptive analysis with determining mean of each indicators of variables shown in table and kurve, and also comparative analysis with Paired Sample “t” Test using SPSS 17.0 For Windows. Data collecting technique uses documenting the historical data as a secondary data.
Based on the result of the research and data analysis, it has got the conclusions : (1) There is no difference about stock liquidity before and after stock split in large firm, (2) There is no difference about stock liquidity before and after stock split in small firm, (3) There is a difference about stock return before and after stock split in large firm and (4) There is a difference about stock return before and after stock split in small firm.
As implications of the conclusions above, (1) The investors that have listed in Indonesian Stock Exchange have to expand their bussines from the point of view of the individual stocks as well as in the group of stocks as a portofolio in the capital market due to their needs to get optimal return like capital gain or income as a main motivation in investment. To get the stock return, they have to analyze the reported and non-reported information to get the abnormal return. The information can make a new stock price insist of volatility of trading volume and stock price, (2) The firm that announce stock split policy has a fitness with firm’s objective for increasing trade volume. The transformation of trading volume before and after stock split announcement have shown no significant changing cause by investor didn’t receive a positive reaction of stock split.
Kata kunciStock split, likuiditas saham, trading volume activity, return saham, abnormal return, ukuran perusahaan, aktiva.
Pembimbing 1Drs. Tohir, MM
Pembimbing 2Ekaningtyas Widiastuti, SE, M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2015
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2015-02-19 23:51:48.058479
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.