| NIM | A1L009049 |
| Namamhs | DEDEN NURPAJRI KURNIA KARIM |
| Judul Artikel | KAJIAN PEMBERIAN MACAM DAN TAKARAN BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA TANAH PASIR PANTAI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh pemberian macam bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai, (2) mengetahui dan menentukan takaran bahan organik yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai, (3) mengetahui bentuk interaksi untuk dapat menetapkan kombinasi perlakuan yang baik atas dasar pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai. Penelitian dilaksanakan Maret sampai Juli 2013 di rumah plastik Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, pada ketinggian tempat 110 m dpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah macam bahan organik yang terdiri dari empat jenis yaitu kompos orok-orok, kompos kacang tanah, kompos kotoran sapi, dan kompos kotoran kambing. Faktor kedua adalah takaran bahan organik yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0, 2, dan 4%. Bawang merah yang digunakan adalah varietas Tiron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam bahan organik memberikan pengaruh yang tidak berbeda dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai. Takaran bahan organik yang baik yaitu 2%, pada takaran 2 dan 4% menunjukkan hasil yang tidak berbeda sehingga takaran 2% dikatakan lebih efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah pasir pantai. Terjadi pengaruh interaksi antara macam dan takaran bahan organik pada variabel jumlah anakan. Kompos orok-orok takaran 2 dan 4% menurunkan jumlah anakan jika dibandingkan tanpa perlakuan. Kompos kacang tanah takaran 2 dan 4% meningkatkan jumlah anakan secara nyata. Kompos kotoran sapi takaran 2 dan 4% tidak berpengaruh terhadap peningkatan jumlah anakan. Kompos kotoran kambing takaran 2 dan 4% meningkatkan jumlah anakan jika dibandingkan tanpa perlakuan. Kombinasi perlakuan yang baik untuk meningkatkan jumlah anakan yaitu kompos kacang tanah pada takaran 2%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The aims of this research were to know and determine: (1) a good type of organic matter for improving the growth and yield of shallot in coastal sandy soil, (2) a proper dose of organic matter for increasing the growth and yield of shallot in coastal sandy soil, and (3) the best combination of type and dose of organic matter for increasing the growth and yield of shallot in coastal sandy soil. This research was conducted from March to July 2013 in the plastic house of the Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman, which is located at 110 meters above sea level. The experiment using a randomized completely block design with 2 factors. The first factor was the type of organic matter which consisted of: 1) sun hemp compost, 2) peanut compost, 3) cow manure compost and 4) goat manure compost. The second factor, which was the dose of compost, consisted of 3 levels i.e. 0, 2%, and 4%. Each level equals to 0, 62, and 124 tons/ha of compost respectively. The variety of shallot used was Tiron. The results of this experiment showed that the type of compost applied to coastal sandy soil did not give a different effect on the growth and yield of shallot. As the dose of 2% and 4% of all types of compost applied did not give a significant effect on the growth and yield of shallot, then the dose of 2% compost could be determined more efficient in improving the growth and yield of shallot grown in coastal sandy soil. Interaction effect between the type and dose of compost was only found in one of the parameters measured i.e. number of clumps. Compared with control, sun hemp compost with the dose of 2 and 4% reduced the number of clumps. On the contrary, this parameter increased significantly when peanut compost with the dose of 2 and 4% were applied. Cow manure with the dose of 2 and 4% did not give significant effect in increasing the number of clumps, but goat manure on both dose levels could increase this parameter if compared with control. The best combination for increasing the number of clumps was peanut compost with the dose of 2%. |
| Kata kunci | bawang merah, bahan organik, pasir pantai. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Anung Slamet Dwi Purwantono, M.S. |
| Pembimbing 2 | Ir. Bambang Siswo Susilo, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2015-02-17 21:26:06.23984 |
|---|