| NIM | A1L011072 |
| Namamhs | LAILATUL ANDRIYATI |
| Judul Artikel | EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN TANAH DI LAHAN KERING KECAMATAN BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL DALAM UPAYA MENDUKUNG SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kerusakan tanah tanah dan sistem pertanian berkelanjutan adalah dua masalah yang saling terkait. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi lahan, faktor penyebab kerusakan tanah, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2014 di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Analisis tanah dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta, Laboratorium Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Metoda penelitian yang digunakan adalah metode survei penentuan titik sampel menggunakan pendekatan peta satuan lahan homogen (SLH) dengan sekala 1 : 50.000; yang dapat diperoleh dengan cara melakukan tumpang susun (overlay) terhadap peta kemiringan lereng, peta jenis tanah, peta curah hujan, dan peta penggunaan lahan. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode purposive random sampling. Variabel pengamatan yang diamati meliputi ketebalan solum, kebatuan permukaan, komposisi fraksi, berat isi, porositas total, derajat pelulusan air, pH tanah, daya hantar listrik, nilai redoks, dan jumlah mikroba tanah. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode pencocokan (matching) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 150 tahun 2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area penelitian dapat dikelompokkan menjadi dua kelas potensi kerusakan, yaitu sedang dan tinggi; berturut-turut 40,33 % dan 59,67 %. Faktor penyebab kerusakan tanah tersebut adalah jenis tanahnya yang miskin hara, tingkat kelerengan, dan penggunaan lahan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Soil degradation and sustainable agricultural systems are two interrelated problems. For the purpose of this study was to determine the potential of the land, causes damage to the land, and efforts should be made to support sustainable farming systems. The experiment was conducted from September to December 2014 in the District Bumijawa Tegal regency. Soil analysis carried out in the Institute for Agricultural Technology (BPTP) Yogyakarta, Laboratory of Soil Science and Land Resources, and the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, University of General Sudirman. The research method is a method of determining survey sample point using a homogeneous approach to map land units (SLH) with scale 1: 50,000; which can be obtained by overlaying (overlay) on the map of slope, soil type maps, rainfall maps, and map land use. Soil sampling conducted by purposive random sampling method. Observation variables observed were solum thickness, surface kebatuan, composition fraction, bulk density, total porosity, degree of release of water, soil pH, electrical conductivity, redox value, and the amount of soil microbes. Data were analyzed by the method of matching (matching) based on Government Regulation No. 150 of 2000. The results showed that the study area can be grouped into two classes of potential damage, ie medium and high; respectively 40.33% and 59.67%. Factors causing damage to the soil is nutrient-poor soil type, slope levels, and land use. |
| Kata kunci | kerusakan tanah, lahan kering, pertanian berkelanjutan |
| Pembimbing 1 | Ir. Begananda, M.S. |
| Pembimbing 2 | Ir. Kartini, M.S. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2015-02-17 22:57:39.163279 |
|---|