Artikel Ilmiah : H1D010026 a.n. NURHADI SALAM

Kembali Update Delete

NIMH1D010026
NamamhsNURHADI SALAM
Judul ArtikelPENGARUH GAYA PENGEMPAAN DAN PENGGUNAAN SERAT DARI LIMBAH KALENG TERHADAP KUAT LENTUR DINDING PANEL CAMPURAN ABU SEKAM PADI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sekam padi merupakan produk samping yang melimpah dari hasil penggilingan padi dan sebagian besar digunakan untuk bahan bakar batu bata sehingga menghasilkan limbah. Abu sekam padi memiliki sifat pozzolan karena mengandung silika (SiO2) yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Selain itu terdapat limbah lain yang dimanfaatkan yaitu kaleng bekas. Kaleng memiliki kuat tarik yang tinggi sehingga cocok digunakan sebagai serat. Semakin banyak permintaan pembangunan perumahan dan upaya untuk mengurangi limbah maka dikembangkan dinding panel abu sekam padi dengan serat kaleng bekas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kempa yang optimum sehingga menghasilkan kuat lentur yang maksimum. Dengan kadar serat sebesar 1,75% dari fraksi volume maka pemadatan akan lebih sulit. Oleh sebab itu pemberian variasi gaya kempa saat pencetakan berguna untuk memadatkan mortar. Dimensi benda uji lentur yang digunakan adalah 30 cm x 10 cm x 3 cm dengan variasi gaya kempa sebesar 0,20 MPa, 0,25 MPa, 0,30 MPa, 0,35 MPa dan 0,40 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran optimum mortar dalam keadaan abu sekam kering yaitu 1 : 0,41 : 0,59 dengan komposisi campuran semen, abu sekam padi kondisi lapangan, dan air. Gaya kempa yang dihasilkan belum merupakan gaya kempa optimum karena kenaikan nilai kuat lentur masih linear dengan nilai kuat lentur terbesar terjadi pada gaya kempa 0,40 MPa sebesar 2,926 MPa.
Abtrak (Bhs. Inggris)Rice husk is an abundant by-product of rice milling results and are mostly used to fuel bricks to produce waste. Rice husk ash has pozzolanic properties because it contains silica (SiO2) is high so it can be used as building material. In addition there are other waste used tin cans. Cans have high tensile strength so suitable for use as a fiber. The more demand for housing construction and efforts to reduce waste is developed wall panels with fiber rice husk ash cans. The purpose of this study was to determine the optimum compression force resulting in maximum flexural strength. With a fiber content of 1.75% of the volume fraction so compaction will be more difficult. Therefore, giving the compression forces during creating panel wall useful to condense the mortar. Dimensional bending test specimens used were 30 cm x 10 cm x 3 cm with compression force variation of 0.20 MPa, 0.25 MPa, 0.30 MPa, 0.35 MPa and 0.40 MPa. The test results showed that the optimum mix mortar in a state of dry husk ash is 1: 0.41: 0.59 with the composition of the mixture of cement, rice husk ash field conditions, and water. Compression forces produced yet an optimum compression force due to the increase in flexural strength value is linear with the greatest value on the flexural strength of 0.40 MPa compression force of 2.926 MPa.
Kata kunciAbu sekam padi, serat kaleng, dinding panel, gaya kempa, kuat lentur
Pembimbing 1Sumiyanto, S.T.,M.T
Pembimbing 2Gandjar Pamudji, S.T.,M.T
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-02-17 21:47:51.921384
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.