Artikel Ilmiah : C1K010028 a.n. IMAM YANUAR
| NIM | C1K010028 |
|---|---|
| Namamhs | IMAM YANUAR |
| Judul Artikel | GREEN MARKETING: FROM CONCERN TO CONSUMPTION; FACTORS INFLUENCING THE REPURCHASE INTENTION OF GREEN CONSUMERS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pendekatan Pemasaran Hijau pada sektor produk diyakini dapat meningkatkan integrasi isu-isu yang berhubungan dengan lingkungan dalam semua aspek kegiatan perusahaan, mulai dari perumusan strategi, perencanaan, dan persiapan, melalui produksi dan distribusi atau distribusi ke pelanggan. Kecenderungan pergeseran pola konsumsi konsumen dalam mengkonsumsi produk-produk organik dari produk konvensional telah menjadi fenomena yang menarik saat ini. Demikian juga dengan faktor kesehatan, gaya hidup, dan lingkungan telah menjadi hal penting bagi konsumen untuk membeli produk organik. Salah satu sektor industri yang sering disorot masyarakat mengenai suatu produk yaitu hubungannya dengan ramah lingkungan, adalah bisnis produk kosmetik. Meskipun di Indonesia produk hijau belum begitu dikenal oleh konsumen, namun, ada beberapa produk hijau yang diterima dengan baik oleh pasar Indonesia seperti produk kosmetik hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai produk hijau yang dirasakan, kepuasan terhadap produk hijau dan risiko produk hijau yang dirasakan terhadap kepercayaan terhadap produk hijau, serta untuk menganalisis pengaruh nilai produk hijau yang dirasakan, kepuasan terhadap produk hijau, risiko produk hijau yang dirasakan dan kepercayaan terhadap produk hijau terhadap minat pembelian kembali produk hijau pada konsumen produk kosmetik hijau. Jumlah sampel yang diambil adalah 150 orang yang pernah membeli produk atau jasa di Larissa Aesthetic Center Purwokerto, dengan teknik pengambilan sampel adalah convenience sampling. Structural Equation Modeling (SEM) digunakan untuk menganalisis variabel. Penelitian ini terdiri dari tujuh hipotesis sebagai model. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa nilai produk hijau yang dirasakan dan kepuasan terhadap produk hijau memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap kepercayaan terhadap produk hijau, sedangkan risiko produk hijau yang dirasakan memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap kepercayaan terhadap produk hijau. Kemudian, nilai produk hijau yang dirasakan, kepuasan terhadap produk hijau dan kepercayaan terhadap produk hijau memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap minat pembelian kembali produk hijau, sedangkan risiko produk hijau yang dirasakan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap minat pembelian kembali produk hijau. Kata kunci: Nilai produk hijau yang dirasakan, Kepuasan terhadap produk hijau, Risiko produk hijau yang dirasakan, Kepercayaan terhadap produk hijau, Minat pembelian kembali produk hijau, Produk kosmetik hijau. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Green marketing approach in the product area is believed to improve the integration of environmental issues in all aspects of the company's activities, ranging from strategy formulation, planning, and preparation, through the production and distribution or distribution to customers. The tendency of shifting consumer consumption patterns of consuming organic products from conventional products has become an interesting phenomenon today. Likewise with health factors, lifestyle, and the environment becomes an important interest of consumers to buy organic products. One of industry sectors that are often highlighted in the community regarding its products are often its relationship with environmental friendliness is a cosmetic product business. Although in Indonesia green products have not been so well known by the consumers, however, there are some green products which are well received by the Indonesian market such green product cosmetics. The purpose of this study was to analyze the influence of green perceived value, green satisfaction and green perceived risk on green trust, as well as to analyze the influence of green perceived value, green satisfaction, green perceived risk and green trust on green repurchase intention of green product cosmetics consumers. Using a sample size of 150 people who have ever purchased products or services in Larissa Aesthetic Center Purwokerto, the sampling technique was convenience sampling. Structural Equation Modeling (SEM) was used to analyze the variables. The research processed seven hypotheses development as a model. Based on the results of data analysis, it can be concluded that green perceived value and green satisfaction have positive significant influence on green trust, while green perceived risk has negative significant influence on green trust. Then, green perceived value, green satisfaction and green trust have positive significant influence on green repurchase intention, while green perceived risk has negative insignificant influence on green repurchase intention. Keywords: Green perceived value, Green satisfaction, Green perceived risk, Green trust, Green repurchase intention, Green product cosmetics. |
| Kata kunci | Green perceived value, Green satisfaction, Green perceived risk, Green trust, Green repurchase intention, Green product cosmetics. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. H. Agus Suroso, SE., MS. |
| Pembimbing 2 | Weni Novandari, SE., MM. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. Suliyanto, SE., MM. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 155 |
| Tgl. Entri | 2015-02-16 12:55:55.515547 |