Artikel Ilmiah : G1F011057 a.n. SHARON SUSANTO

Kembali Update Delete

NIMG1F011057
NamamhsSHARON SUSANTO
Judul ArtikelOPTIMASI FORMULA GRANUL EFERVESEN EKSTRAK ETANOL PURWOCENG (Pimpinella pruatjan Molk) MENGGUNAKAN METODE DESAIN FAKTORIAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk) merupakan tanaman yang terbukti memiliki efek afrodisiak. Granul efervesen dipilih sebagai alternatif sediaan karena mampu memberikan sensasi yang menyegarkan dengan dosis obat yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asam sitrat, asam tartrat, maupun interaksi keduanya terhadap sifat fisik granul efervesen, serta mengetahui kadar asam tartrat dan asam sitrat optimal dalam formulasi granul efervesen ekstrak purwoceng.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode desain faktorial 2 faktor dan 2 level. Ekstrak purwoceng diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 90%. Dilakukan uji kadar air, kadar abu, kadar abu tak larut asam, serta identifikasi senyawa pada ekstrak. Ekstrak diformulasikan dalam bentuk granul menggunakan granulasi basah dan diuji kandungan lembab, sifat alir, waktu larut, dan pH.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam sitrat memberikan pengaruh berupa penurunan kandungan lembab, kecepatan alir, sudut diam, waktu larut, dan pH. Sedangkan asam tartrat mampu memberikan pengaruh berupa peningkatan kandungan lembab, kecepatan alir, dan sudut diam, serta penurunan waktu larut dan pH. Interaksi faktor asam sitrat dan asam tartrat memberikan pengaruh berupa penurunan kandungan lembab, kecepatan alir, sudut diam, dan pH, serta peningkatan waktu larut. Kadar optimum asam sitrat dalam formulasi granul efervesen ekstrak etanol purwoceng sebesar 2,09-2,2 g pada komposisi optimum asam tartrat sebesar 2,5 g.
Abtrak (Bhs. Inggris)Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk) is claimed for its aphrodisiac abilities. Effervescent granules is chosen as an alternative because of its sensation with accurate dose in preparation. The aims of this study were to determine the effect of citric acid, tartaric acid, and its interaction in effervescent granules’s physical properties, as well as obtain an optimal tartaric acid and citric acid content in purwoceng extract effervescent granule formulation.
The research method used in this study was experimental method using factorial design with 2 factors and 2 levels. Extract of purwoceng was collected by maceration using 90% ethanol then tested for moisture content, ash content, acid insoluble ash content, and identification of classes of active substances. Effervescent granules formulated by wet granulation method and tested for moisture content, flow properties, dissolved time, and a pH test.
The results showed that citric acid affect moisture content, flow rate, angle of repose, dissolve time, and pH decline. Meanwhile, tartaric acid affect increased moisture content, flow rate, and angle of repose as well as dissolve time and pH decline. Citric acid and tartratic acid interaction affect moisture content, flow rate, angle of repose, and pH decline as well as increased dissolve time. The optimum content of citric acid at effervescent granules from purwoceng etanolic extract is 2.09 to 2.2 g at 2.5 g tartratic acid.
Kata kunciPimpinella pruatjan, asam sitrat, asam tartrat, granul efervesen, desain faktorial
Pembimbing 1Dhadhang Wahyu Kurniawan, M. Sc., Apt.
Pembimbing 2Rehana, M. Si., Apt.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-02-16 09:14:20.076248
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.